ML Dengan Istri Di Pantai - 2

Cerita Dewasa ML Dengan Istri Di Pantai Seri 2 - Dia sedang sedang mengobrol dengan seorang pria di kolam yang dangkal. Kuperhatikan Alan sedang berenang ke arahnya dari belakang dan muncul tepat dibelakangnya lalu menyentakkan tali penahan penutup dadanya di leher. Penutup dada Dayu tertarik erat menekan daging bulat kenyal tersebut dan tiba-tiba saja payudaranya terayun meloncat lepas dari penutupnya. Dia memekik dan tubuhnya berbalik ke belakang untuk memukul Alan. Alan mengangkat penutup dada tersebut tinggi ke atas, Dayu hanya tertawa keras lalu melompat mencoba merebutnya. Nampak payudaranya terayun seiring tiap lompatannya, puting merah mudanya terlihat jelas mencuat keras membuat seluruh pria dikolam tersebut bersorak riuh. Dave bergerak ke belakang Dayu lalu menangkap pinggangnya dan mengangkatnya tinggi tinggi agar bisa meraih penutup dada yang dipegangi Alan. Dayu rebut penutup dada tersebut dari tangan Alan lalu mengibaskannya pada Alan dengan tertawa genit. Dayu mulai memakai kembali penutup dadanya, namun masih kalah cepat dengan tangan Alan yang menjulur ke arahnya untuk meremas payudara telanjangnya yang sebelah kiri. Kembali Dayu memekik dan menepis tangan Alan untuk menjauh.

Cerita Dewasa ML Dengan Istri Di Pantai Seri 2

Rupanya para wanita tak membiarkan begitu saja dengan perbuatan para pria terhadap penutup dada mereka. Beberapa menit setelah Dave membantu Dayu tadi, nampak Melly berjalan mengendap dibelakang Dave yang sekarang berdiri di depan Bar lalu menarik turun celana renang yang dipakai Dave. Sebuah batang penis yang besar menyembul keluar dan seluruh wanita menjerit riuh tak terkecuali Dayu. Dave hanya tertawa keras dan mulai mengejar Melly yang berlari mengitari tepian kolam. Dengan konyol Dave berlari mengejr dan mengibas-ngibaskan batang penisnya ke arah Melly yang berlari, menjerit dan tertawa. Setelah beberapa menit kemudian, Dayu keluar dari kolam renang dan berjalan ke arahku. Sebelum dia mampu mengucap sepatah kata, aku sudah memberondongnya dengan pertanyaan tentang apa yang sedang terjadi disana. “Oh, sayang, bukan apa-apa. Mereka hanya bersenang-senang, itu saja,” jawab Dayu. “Aku rasa melihatmu telanjang dada dan juga menyentuh dadamu bukan sekedar bercanda atapun senang-senang!” kataku ketus. “Sayang, jangan terlalu kolot begitu. Lagipula aku sudah memakai penutup dadaku lagi. Lihat para pria itu, mereka melepas beberapa penutup dada teman wanitaku yang lainnya lagi dan sebagian dari para merka, mereka tak ambil pusing untuk memakainya lagi.” Dia berhasil memojokkanku. Beberapa teman wanitanya sekarang sudah mondar-mandir dengan telanjang dada, terkadang salah seorang pria akan mendekat untuk sekedar menyentuh atau meremas payudara mereka. “Lagipula,

” Dayu membungkuk dan tiba-tiba memelankan suaranya, “Bukankah ini membuatmu terangsang melihat para pria melirikku? Mengintip dadaku dan menyentuhnya sedikit?” Aku jadi terdiam karena memang itu kenyataannya. Aku merasakan rangsangan setelah melihat para pria tersebut menggoda isterinku, namun aku juga merasakan cemburu yang sangat besar. “Semua hanya coba bersenang-senang dan tak ada yang dirugikan,” sambung Dayu lagi. “Coba pikirkan saja betapa nakalnya isterimu ini, membiarkan para pria melihat dadanya dan menyentuhnya.” Aku menganggukkan kepala pelan dan dia tersenyum lebar lalu melangkah pergi. Aku merasa harus mengucapkan sesuatu, namun moment tersebut telah musnah. Lagipula, jika para pria berlaku seperti itu pada semua wanita di sini, tak ada alasan bagiku untuk merasa marah. Aku coba lagi untuk konsentrasi pada buku yang kubawa, namun tak berapa lama rasa kantuk melanda. Aku ambil kacamatku lalu dengan cepat terlelap. Saat aku terbangun, suasana menjadi sangat riuh di dalam kolam. Kebanyakan para wanita yang berada disana sudah tak memakai penutup dada lagi, termasuk Kristin yang tengah berjalan lewat di depan tempatku berada. Kristin berbadan lebih tinggi dibandingkan Dayu, tapi payudaranya lebih kecil.

Dadanya terekspos bebas, dan penutup dadanya terlihat menggantung dilehernya, mungkin hasil usil beberapa pria yang melepaskan pengaitnya. Aku masih merasa ngantuk namun sudah terjaga, dan dengan kaca mata yang menutupi mataku terlihat aku masih tertidur. Aku sapukan pandangan ke seantero area kolam untuk mencari istriku dan kusaksikan suasana sudah semakin memanas, beberapa pasang pria wanita bahkan terlihat saling bercumbu di dalam kolam renang tanpa mempedulikan sekeliling lagi. Akhirnya kutemukan keberadaan Dayu, yang sedang duduk dipinggir kolam dengan kakinya masuk ke dalam air. Alan menemaninya di dalam kolam, lengannya bertumpu di atas paha Dayu. Keduanya terlihat asik ngobrol dengan wajah yang hampir bersentuhan. Ekspresi wajah Dayu terlihat jengah, sedangkan Alan terlihat sedang merajuk tentang sesuatu.

Sebentar-sebentar terdengar suara tawa renyah pecah dari mulut Dayu, terdengar jelas kalau dia masih dalam kondisi mabuk. Beberapa menit berselang, terlihat Dayu mengangkat lengannya dan mengangkat salah satu tali penahan penutup dadanya dibahunya kemudian pelan-pelan dia turunkan dari bahunya. Alan mengucapkan sesuatu yang kembali membuat tawa isteriku pecah. Kemuadian dia memegang tangan Dayu dan menariknya masuk ke dalam air diantara kedua pahanya. Brengsek, umpatku dalam hati. Apa Alan sudah membuat isteriku menyentuh batang penisnya? Dayu memekik terkejut pada awalnya lalu kembali dia tertawa. Dia tetap membiarkan tangannya berada di dalam air, lalu mulailah terlihat dia menggerakkan tangannya. Kembali Alan mengucapkan sesuatu dan Dayu tertawa lagi, lalu dia angkat tangannya dari dalam air dan menurunkan tali penahan penutup dadanya yang satu lagi dari bahunya. Dia memandang sekilas kearahku, dan aku terdiam tak berani bergerak. Aku pasti telah membuatnya yakin kalau aku masih tertidur lelap karena kemudian dia menoleh kembali pada Alan. Penutup dadanya sekarang hanya bergantung ditahan hanya oleh daging bulat payudaranya saja. Alan sekarang memandanginya tanpa sungkan-sungkan lagi dan mengobrol dengan penuh semangat.


Aku tak tahu apa yang tengah dia ucapkan, tapi melihat isteriku yang terlihat melakukan setiap apapun yang Alan pinta, itu pasti sebuah paduan sempurna dari sebuah humor dan rayuan. Beberapa saat berikutnya kembali tangan Dayu masuk ke dalam air. Kali ini dia terlihat menahan nafas. Apapun yang dia pegang di dalam air tersebut, itu membuatnya terkesan. Alan tertawa dan membisikkan sesuatu yang membuat tawa Dayu lebih pecah dengan kerasnya. Kembali Dayu mengangkat tangannya dari dalam air kemudian meremas kedua lengannya rapat-rapat. Belahan daging payudaranya terangkat sedikit, cukup untuk membuat penutup dadanya sedikit lebih turun lagi, membuat putingnya sekarang terekspos di hadapan mata Alan. Putingnya yang merekah terlihat sangat keras dan mencuat menggiurkan dari bulat kenyalnya payudaranya yang indah. Menyaksikan hal itu membuatku sangat terkejut sekaligus merasa api birahiku berkobar hebat, batang penisku langsung tebangun dan ereksi penuh. Aku tak bisa percayai kalau isteriku telah mengekspos dirinya dihadapan seorang pria seperti itu, dan aku tak bisa percaya kalau diriku sendiri merasa terangsang karena melihat kejadian tersebut. Apa yang salah dengan diriku?

Alan sangat menikmati waktunya mengamati keindahan payudara Dayu untuk bebeapa waktu, kemudian dia membungkuk mendekat ke arah Dayu dan membisikkan sesuatu di telinganya. Dayu tertawa genit dan kembali tangannya bergerak masuk ke air. Keduanya diam tak berbicara untuk beberapa saat sedangkan tangan Dayu bergerak naik turun di dalam air. Terlihat nyata kalau Dayu tengah mengocok batang penis Alan. Beberapa detik kemudian Dayu menoleh ke arahku dengan ragu-ragu. Aku yakin jika dia melihatku bergerak, maka dia akan langsung menghentikan apapun yang tengah dia lakukan itu, tapi aku tetap diam tak bergerak. Aku merasa seberapa besar rasa cemburu dalam dadaku, maka sebesar itu pula keinginanku untuk melihat apa yang akan terjadi berikutnya. Setelah memastikan kalau aku masih tetap tertidur, Dayu turun dari tepian kolam lalu masuk ke dalam air. Sekarang dia berdiri berhadapan dengan Alan, penutup dadanya menempel diperutnya. Kedua tangannya kembali masuk ke dalam air lalu keduanya nampak sedikit menggeliat untuk beberapa saat.

Bersambung.... KLIK DISINI Selanjutnya.

Baca Juga Cerita Dewasa ML Dengan Istri Di Pantai | Seri 1 | Seri 2 | Seri 3 | Seri 4 |

ML Dengan Istri Di Pantai - 1

Cerita Dewasa ML Dengan Istri Di Pantai Seri 1 - Sekitar satu minggu yang lalu isteriku, Dayu dan aku diundang hadir ke sebuah beach resort bersama dengan rekan-rekan kerjanya. Isteriku bekerja pada bagian marketing di sebuah perusahaan besar yang sangat sukses beberapa tahun belakangan, dan hal tersebut berimbas pada kesejahteraan karyawannya yang semakin naik dan beberapa bonus juga, salah satunya adalah perjalanan ke resort kali ini.

Cerita Dewasa ML Dengan Istri Di Pantai Seri 1

Aku sangat bergairah untuk pergi, meskipun dia merasa khawatir bertemu dengan rekan-rekan kerja isteriku. Kantor Dayu bekerja sangatlah berkultur informal, dan kadang Dayu cerita padaku tentang semua godaan dan cubitan yang berlangsung selama jam kerja. Aku bekerja pada sebuah firma hukum, yang sangat disiplin dan professional, dan bercanda apalagi saling goda merupakan hal yang tak bisa ditolerir dalam perusahaan. Dan hal itu mempengaruhi sikap dan perilakuku dalam keseharian, aku menjadi seorang yang tegas dan formal. Aku tak begitu yakin bisa berbaur dengan rekan kerja Dayu nanti. Dayu sendiri adalah seorang wanita periang dan mudah bergaul. Berumur 30 tahun, potongan rambut pendek seleher dan berwajah manis.

Dia agak sedikit pendek dibawah rata-rata, pahanya ramping yang bermuara pada pinggang dengan pantat yang kencang. Sosok mungilnya berhiaskan sepasang payudara yang lumayan besar dan namun bulat kencang meskipun tanpa memakai penyangga bra. Kami berjumpa dibangku kuliah dan menjadi dekat dalam waktu singkat lalu menikah tak lama setelah kami lulus. Dia tak begitu berpengalaman dalam hal seks, meskipun aku bukanlah lelaki pertama yang berhubungan seks dengannya. Kala hari perjalanan itu tiba, kami mengenderai mobil menuju resort tersebut. Dalam perjalanan kesana Dayu menceritakan kalau dia telah membeli sebuah bikini baru untuk akhir pekan kali ini. “Mau pamer tubuh ke orang-orang, ya?” candaku padanya. “Mungkin,” jawabnya dengan tersenyum. “Maksudmu?” tanyaku penasaran.

Dayu yang kutahu tak begitu suka mempertontonkan tubuhnya, aku selalu merasa sulit untuk sekedar memaki pakaian renang yang minim. “Nggak ada, bukan apa-apa” Dayu tertawa menggoda suaminya. “Sudah pernah kubilang padamu kan kalau dikantor kita senang bercanda dan saling menggoda. Liburan ini pasti tak ada bedanya, hanya tempat dan suasananya yang beda untuk sedikit genit didepan para pria.” “Kamu juga genit di depan teman-teman priamu?” tanya Wisnu gusar. “Bukan cuma aku, sayang. Semua teman wanitaku juga melakukannya kok,” jawab Dayu menjelaskan. “Cuma sedikit genit, menggoda dan bercanda. Kamu tahu, kadang saling bercanda mmm… yeah bercanda agak jorok, seks dan juga sedikit tontonan.” “Tunggu, apa?” suara Wisnu agak meninggi. “Tontonan? Kamu mempertontonkan tubuhmu ke teman-teman priamu?” “Oh, sayang, ini bukan sungguh-sungguh,” jawab Dayu.

“Cuma menggoda kok. Hanya sedikit menyingkap baju, kadang sedikit memberi bonus dengan memperlihatkan dada sebentar.” Aku terhenyak, isteriku memperlihatkan payudaranya pada pria lain? Pria lain di kantornya? Ini bukan seperti sosok Dayu yang kukenal selama ini. Hanya seberapa dekat dia dengan teman kerja prianya? Kepalaku dipenuhi oleh pikiran yang berkecamuk tak karuan hingga akhirnya kami tiba di resort. Segera kuparkir kendaraan kami. Begitu memasuki lobby dengan bawaan kami, sekelompok orang melambai ke arah Dayu untuk mendekat. Mereka adalah beberapa orang dari rekan-rekan kerjanya dan Dayu memperkenalkanku. Alan, Dave, Eddie, Gary adalah nama taman-teman prianya dan yang wanitanya Sasha, Kristin, Melly dan Nina. Mereka berkata pada Dayu kalau semua orang harus bertemu di kolam renang pribadi dan minum-minum dulu sebelum berikutnya pergi ke pantai. Kami setuju untuk menyusul mereka secepatnya setelah menaruh bawaan dikamar dan berganti pakaian. Baru saja mereka beranjak,

Alan sudah beraksi dengan mencubit pinggul Dayu yang langsung memekik kegelian dan mendorong tubuh Alan menjauh. Aku sangat terkejut mendapati hal tersebut dan hampir saja teriak marah, tapi mereka semua mulai tertawa, termasuk Dayu, jadi aku pikir inilah sebagian dari cara mereka saling menggoda dan bercanda. Aku tak mau dianggap seorang yang kolot dan tak bisa berbaur di lima menit pertama kehadiranku, jadi aku hanya diam saja membiarkan. Kami menuju ke kamar kami dan mulai berganti pakaian dengan pakaian renang. Dayu masuk ke kamar mandi untuk berganti pakaian dan kemudian keluar dengan sebuah handuk membalut tubuhnya. Aku ingin melihat apa yang dipakainya dibalik handuk tersebut, tapi dia langsung memotongku sebelum mampu berkata sepatah kata “Ayo, kita turun!” Kuraih sebuah buku dan berjalan mengikutinya menuju kolam renang. Kantor Dayu pasti sudah menyewa seluruh kolam tersebut, karena ada logo perusahaan pada semua handuk dan pada tulisan selamat datang. Ada sekitar lima puluhan orang di area kola mini. Kebanyakan dari mereka adalah pria, dan yang membuatku kecewa, kebanyakan dari mereka terlihat muda dan menarik. Para wanitanya juga tak ada yang mengecewakan. Kebanyakan mereka hanya berbikini minim memperlihatkan keindahan tubuh muda mereka. Baru saja aku hendak bertanya dimanakah teman-temannya yang tadi, saat kulihat isteriku sedang membuka handuk penutup tubuhnya.

Apa yang terpampang dihadapanku sangat membuatku terpaku, dibalik handuk tersebut dia memakai sebuah bikini warna merah tua dan… sangat minim. Bagian atasnya hanya menutup sebagian depan dari payudaranya, dan tali penahannya yang terkalung dileher jenjangnya terlihat seakan siap untuk dilepas. Sedangkan bagian bawah hampir menyerupai thong, memperlihatkan keindahan paha dan bongkahan pantatnya. Dia terlihat begitu menawan. Tak heran dia menutupinya dengan handuk saat dikamar tadi, pikirku. Dia tahu kalau aku pasti akan meributkan apa yang dipakainya. Baru saja aku hendak berkomentar namun terpotong oleh sebuah teriakan dari seberang kolam, “Hey, lihat Dayu!” Dan langsung disusul oleh riuh rendah suara yang diiringi siulan nakal dari para pria di area kolam tersebut. Dayu hanya tertawa riang lalu melakukan sebuah pose, memperlihatkan perutnya yang rata dan kemulusan pahanya sambil mengoleskan sun-block ke tubuhnya. Dia menoleh ke arahku dan berkata, “Lihat kan? Hanya menggoda saja!” Aku hanya mengangguk dan terdiam. Aku harapdia mengatakan sesuatu tentang betapa terbukanya pakaian renang yang dia pakai ini tapi itu bukan sesuatu yang perlu dipermasalahkan, ini tetap hanya sebuah bikini.

Jika para pria ingin memandangi tubuh isteriku, apa salahnya dengan itu? Bahkan aku bisa merasa bangga akan hal tersebut. Aku rebah di atas bangku malas dan mulai membuka buku yang kubawa sedangkan Dayu berjalan menghampiri teman-temannya. Aku berencana menghabiskan waktu dengan membaca, namun mataku terus melayang ke arah dimana isteriku berada. Setiap kali aku melihat Dayu, dia tengah asik bercanda dengan teman prianya. Akhirnya kuputuskan untuk berhenti membaca, dan hanya memperhatikan setiap tingkah lakunya sambil terus pura-pura membaca bukuku. Di salah satu sudut kolam tersebut ada bar yang menyuguhkan berbagai macam minuman dan sudah berulang kali aku kesana untuk sebotol bir dingin. Kelihatannya minumannya sudah dipersiapkan dalam jumlah dan ragam yang banyak untuk membuat pesta ini berjalan meriah. Kuamati Dayu sudah berulang kali pergi ke sana untuk segelas margaritas dan entah sudah berapa banyak orang yang pergi mengambilkan minuman untuknya. Namun yang jelas dia semakin bertambah mabuk seiring berjalannya waktu. Ditambah lagi para pria yang mendorongnya dan juga para wanita lainnya untuk minum lebih banyak lagi. Pada suatu kesempatan Dave menantang Dayu untuk berlomba menghabiskan minuman dalam gelas mereka, yang tentu saja dimenangkan Dave dengan mudah, melihat kondisi Dayu sudah lebih dari sekedar mabuk. Baru saja aku mulai kembali membaca,

Dayu datang menghampiri. Dia baru saja keluar dari dalam kolam dan tubuhnya basah kuyup. Dengan kain penutup tubuh yang dia kenakan menempel erat disetiap lekuk tubuhnya, membuat dia semakin terlihat menggoda. “Hai, sayang,” sapanya. “Sudah lebih santai?” “Yeah,” jawab Wisnu. “Kamu sendiri, bisa bersenang-senang?” “Oh, ya,” dia tersenyum manja. “Aku sudah agak mabuk.” Itu terlihat jelas, tapi aku tak mau lebih mendesaknya. Dayu mengeringkan tubuhnya dengan handuknya, lalu melangkah kembali ke teman-temannya. Aku kembali pada bacaanku, hingga tiba-tiba saja kudengar suara jeritan. Dengan cepat aku menoleh ke arah suara tersebut, tepat disaat kulihat Melly yang tengah menutupi payudara telanjangnya dengan tangannya. Salah satu dari pria tersebut menarik lepas penutup dadanya dan sekarang tengah berlari dipinggiran kolam dengan menenteng penutup dada tersebut. Melly mengejarnya, dengan lengan menyilang menutupi dadanya hingga si pria berhenti lalu menangkap tubuh Melly dan menariknya bersamanya menceburkan diri ke dalam kolam. Aku dengar sebuah suara jeritan lagi dan salah seorang wanita yang tak kukenal sekarang juga tak berpenutup dada. Alih-alih menutupi payudaranya, kali ini si wanita hanya membiarkan saja pria yang menarik lepas penutup dadanya itu berlari menjauh dan dia terus mengobrol dengan temannya seakan tak terjadi apapun. Aku memandang sekeliling untuk mencari Dayu.

Bersambung.... KLIK DISINI Selanjutnya.

Baca Juga Cerita Dewasa ML Dengan Istri Di Pantai | Seri 1 | Seri 2 | Seri 3 | Seri 4 |

Cerita Dewasa Janda Kembang Perawan

Cerita Dewasa Janda Kembang Perawan - Cerita dewasa Telah belasan tahun berpraktek aku di kawasan kumuh ibu kota, tepatnya di kawasan Pelabuhan Rakyat di Jakarta Barat. Pasienku lumayan banyak, namun rata-rata dari kelas menengah ke bawah. Jadi sekalipun telah belasan tahun aku berpraktek dengan jumlah pasien lumayan, aku tetap saja tidak berani membina rumah tangga, sebab aku benar-benar ingin membahagiakan isteriku, bila aku memilikinya kelak, dan kebahagiaan dapat dengan mudah dicapai bila kantongku tebal, simpananku banyak di bank dan rumahku besar. Namun aku tidak pernah mengeluh akan keadaanku ini. Aku tidak ingin membanding-bandingkan diriku pada Dr. Susilo yang ahli bedah, atau Dr. Hartoyo yang spesialis kandungan, sekalipun mereka dulu waktu masih sama-sama kuliah di fakultas kedokteran sering aku bantu dalam menghadapi ujian.

Cerita Dewasa Janda Kembang Perawan

Mereka adalah bintang kedokteran yang sangat cemerlang di bumi pertiwi, bukan hanya ketenaran nama, juga kekayaan yang tampak dari Baby Benz, Toyota Land Cruiser, Pondok Indah, Permata Hijau, Bukit Sentul dll. Dengan pekerjaanku yang melayani masyarakat kelas bawah, yang sangat memerlukan pelayanan kesehatan yang terjangkau, aku memperoleh kepuasan secara batiniah, karena aku dapat melayani sesama dengan baik. Namun, dibalik itu, aku pun memperoleh kepuasan yang amat sangat di bidang non materi lainnya. Suatu malam hari, aku diminta mengunjungi pasien yang katanya sedang sakit parah di rumahnya. Seperti biasa, aku mengunjunginya setelah aku menutup praktek pada sekitar setengah sepuluh malam. Ternyata sakitnya sebenarnya tidaklah parah bila ditinjau dari kacamata kedokteran, hanya flu berat disertai kurang darah, jadi dengan suntikan dan obat yang biasa aku sediakan bagi mereka yang kesusahan memperoleh obat malam malam, si ibu dapat di ringankan penyakitnya. Saat aku mau meninggalkan rumah si ibu, ternyata tanggul di tepi sungai jebol, dan air bah menerjang, hingga mobil kijang bututku serta merta terbenam sampai setinggi kurang lebih 50 senti dan mematikan mesin yang sempat hidup sebentar.

Air di mana-mana, dan aku pun membantu keluarga si ibu untuk mengungsi ke atas, karena kebetulan rumah petaknya terdiri dari 2 lantai dan di lantai atas ada kamar kecil satu-satunya tempat anak gadis si ibu tinggal. Karena tidak ada kemungkinan untuk pulang, maka si Ibu menawarkan aku untuk menginap sampai air surut. Di kamar yang sempit itu, si ibu segera tertidur dengan pulasnya, dan tinggallah aku berduaan dengan anak si ibu, yang ternyata dalam sinar remang-remang, tampak manis sekali, maklum, umurnya aku perkirakan baru sekitar awal dua puluhan. “Pak dokter, maaf ya, kami tidak dapat menyuguhkan apa apa, agaknya semua perabotan dapur terendam di bawah”, katanya dengan suara yang begitu merdu, sekalipun di luar terdengar hamparan hujan masih mendayu dayu.

“Oh, enggak apa-apa kok Dik”, sahutku. Dan untuk melewati waktu, aku banyak bertanya padanya, yang ternyata bernama Sri. Ternyata Sri adalah janda tanpa anak, yang suaminya meninggal karena kecelakaan di laut 2 tahun yang lalu. Karena hanya berdua saja dengan ibunya yang sakit-sakitan, maka Sri tetap menjanda. Sri sekarang bekerja pada pabrik konveksi pakaian anak-anak, namun perusahaan tempatnya bekerja pun terkena dampak krisis ekonomi yang berkepanjangan. Saat aku melirik ke jam tanganku, ternyata jam telah menunjukkan setengah dua dini hari, dan aku lihat Sri mulai terkantuk-kantuk, maka aku sarankan dia untuk tidur saja, dan karena sempitnya kamar ini, aku terpaksa duduk di samping Sri yang mulai merebahkan diri. Tampak rambut Sri yang panjang terburai di atas bantal. Dadanya yang membusung tampak bergerak naik turun dengan teraturnya mengiringi nafasnya. Ketika Sri berbalik badan dalam tidurnya, belahan bajunya agak tersingkap, sehingga dapat kulihat buah dadanya yang montok dengan belahan yang sangat dalam. Pinggangnya yang ramping lebih menonjolkan busungan buah dadanya yang tampak sangat menantang.

Aku coba merebahkan diri di sampingnya dan ternyata Sri tetap lelap dalam tidurnya. Pikiranku menerawang, teringat aku akan Wati, yang juga mempunyai buah dada montok, yang pernah aku tiduri malam minggu yang lalu, saat aku melepaskan lelah di panti pijat tradisional yang terdapat banyak di kawasan aku berpraktek. Tapi Wati ternyata hanya nikmat di pandang, karena permainan seksnya jauh di bawah harapanku. Waktu itu aku hampir-hampir tidak dapat pulang berjalan tegak, karena burungku masih tetap keras dan mengacung setelah ’selesai’ bergumul dengan Wati. Maklum, aku tidak terpuaskan secara seksual, dan kini, telah seminggu berlalu, dan aku masih memendam berahi di antara selangkanganku. Aku mencoba meraba buah dada Sri yang begitu menantang, ternyata dia tidak memakai beha di bawah bajunya. Teraba puting susunya yang mungil. dan ketika aku mencoba melepaskan bajunya, ternyata dengan mudah dapat kulakukan tanpa membuat Sri terbangun. Aku dekatkan bibirku ke putingnya yang sebelah kanan, ternyata Sri tetap tertidur.

Aku mulai merasakan kemaluanku mulai membesar dan agak menegang, jadi aku teruskan permainan bibirku ke puting susu Sri yang sebelah kiri, dan aku mulai meremas buah dada Sri yang montok itu. Terasa Sri bergerak di bawah himpitanku, dan tampak dia terbangun, namun aku segera menyambar bibirnya, agar dia tidak menjerit. Aku lumatkan bibirku ke bibirnya, sambil menjulurkan lidahku ke dalam mulutnya. Terasa sekali Sri yang semula agak tegang, mulai rileks, dan agaknya dia menikmati juga permainan bibir dan lidahku, yang disertai dengan remasan gemas pada ke dua buah dadanya. Setalah aku yakin Sri tidak akan berteriak, aku alihkan bibirku ke arah bawah, sambil tanganku mencoba menyibakkan roknya agar tanganku dapat meraba kulit pahanya. Ternyata Sri sangat bekerja sama, dia gerakkan bokongnya sehingga dengan mudah malah aku dapat menurunkan roknya sekaligus dengan celana dalamnya, dan saat itu kilat di luar membuat sekilas tampak pangkal paha Sri yang mulus, dengan bulu kemaluan yang tumbuh lebat di antara pangkal pahanya itu. Kujulurkan lidahku,

kususupi rambut lebat yang tumbuh sampai di tepi bibir besar kemaluannya. Di tengah atas, ternyata clitoris Sri sudah mulai mengeras, dan aku jilati sepuas hatiku sampai terasa Sri agak menggerakkan bokongnya, pasti dia menahan gejolak berahinya yang mulai terusik oleh jilatan lidahku itu. Sri membiarkan aku bermain dengan bibirnya, dan terasa tangannya mulai membuka kancing kemejaku, lalu melepaskan ikat pinggangku dan mencoba melepaskan celanaku. Agaknya Sri mendapat sedikit kesulitan karena celanaku terasa sempit karena kemaluanku yang makin membesar dan makin menegang. Sambil tetap menjilati kemaluannya, aku membantu Sri melepaskan celana panjang dan celana dalamku sekaligus, sehingga kini kami telah bertelanjang bulat, berbaring bersama di lantai kamar, sedangkan ibunya masih nyenyak di atas tempat tidur. Mata Sri tampak agak terbelalak saat dia memandang ke arah bawah perutku, yang penuh ditumbuhi oleh rambut kemaluanku yang subur, dan batang kemaluanku yang telah membesar penuh dan dalam keadaan tegang, menjulang dengan kepala kemaluanku yang membesar pada ujungnya dan tampak merah berkilat. Kutarik kepala Sri agar mendekat ke kemaluanku, dan kusodorkan kepala kemaluanku ke arah bibirnya yang mungil. Ternyata Sri tidak canggung membuka mulutnya dan mengulum kepala kemaluanku dengan lembutnya. Tangan kanannya mengelus batang kemaluanku sedangkan tangan kirinya meremas buah kemaluanku.

Aku memajukan bokongku dan batang kemaluanku makin dalam memasuki mulut Sri. Kedua tanganku sibuk meremas buah dadanya, lalu bokongnya dan juga kemaluannya. Aku mainkan jariku di clitoris Sri, yang membuatnya menggelinjang, saat aku rasakan kemaluan Sri mulai membasah, aku tahu, saatnya sudah dekat. Kulepaskan kemaluanku dari kuluman bibir Sri, dan kudorong Sri hingga telentang. Rambut panjangnya kembali terburai di atas bantal. Sri mulai sedikit merenggangkan kedua pahanya, sehingga aku mudah menempatkan diri di atas badannya, dengan dada menekan kedua buah dadanya yang montok, dengan bibir yang melumat bibirnya, dan bagian bawah tubuhku berada di antara kedua pahanya yang makin dilebarkan. Aku turunkan bokongku, dan terasa kepala kemaluanku menyentuh bulu kemaluan Sri, lalu aku geserkan agak ke bawah dan kini terasa kepala kemaluanku berada diantara kedua bibir besarnya dan mulai menyentuh mulut kemaluannya. Kemudian aku dorongkan batang kemaluanku perlahan-lahan menyusuri liang sanggama Sri.

Terasa agak seret majunya, karena Sri telah menjanda dua tahun, dan agaknya belum merasakan batang kemaluan laki-laki sejak itu. Dengan sabar aku majukan terus batang kemaluanku sampai akhirnya tertahan oleh dasar kemaluan Sri. Ternyata kemaluanku cukup besar dan panjang bagi Sri, namun ini hanya sebentar saja, karena segera terasa Sri mulai sedikit menggerakkan bokongnya sehingga aku dapat mendorong batang kemaluanku sampai habis, menghunjam ke dalam liang kemaluan Sri. Aku membiarkan batang kemaluanku di dalam liang kemaluan Sri sekitar 20 detik, baru setelah itu aku mulai menariknya perlahan-lahan, sampai kira-kira setengahnya, lalu aku dorongkan dengan lebih cepat sampai habis. Gerakan bokongku ternyata membangkitkan berahi Sri yang juga menimpali dengan gerakan bokongnya maju dan mundur, kadangkala ke arah kiri dan kanan dan sesekali bergerak memutar, yang membuat kepala dan batang kemaluanku terasa di remas-remas oleh liang kemaluan Sri yang makin membasah. Tidak terasa, Sri terdengar mendasah dasah, terbaur dengan dengusan nafasku yang ditimpali dengan hawa nafsu yang makin membubung. Untuk kali pertama aku menyetubuhi Sri, aku belum ingin melakukan gaya yang barangkali akan membuatnya kaget, jadi aku teruskan gerakan bokongku mengikuti irama bersetubuh yang tradisional, namun ini juga membuahkan hasil kenikmatan yang amat sangat.

Sekitar 40 menit kemudian, disertai dengan jeritan kecil Sri, aku hunjamkan seluruh batang kemaluanku dalam dalam, kutekan dasar kemaluan Sri dan seketika kemudian, terasa kepala kemaluanku menggangguk-angguk di dalam kesempitan liang kemaluan Sri dan memancarkan air maniku yang telah tertahan lebih dari satu minggu. Terasa badan Sri melamas, dan aku biarkan berat badanku tergolek di atas buah dadanya yang montok. Batang kemaluanku mulai melemas, namun masih cukup besar, dan kubiarkan tergoler dalam jepitan liang kemaluannya. Terasa ada cairan hangat mengalir membasahi pangkal pahaku. Sambil memeluk tubuh Sri yang berkeringat, aku bisikan ke telinganya, “Sri, terima kasih, terima kasih..” TAMAT

Cerita Dewasa: Mr Onani dan Tante Girang

Cerita Dewasa: Mr Onani dan Tante Girang - Sebut saja namaku (RUDI),aku pecandu ONANI dikarnakan blm punya pasangan,mau jjn gk brani tkt kena HIV trus syang duitnya,mnding bwt beli handbody atau sabun. Semenjak umur 10thn aku udah belajar ONANI sebab suka nonton BF jd aku ngebatin,pengen bnget ngerasain ngentot kaya gimana.pas aku liat di filmnya kontol cwoknya di kocok-kocok,aku coba ikutin sambil bayangin yg ngocok kontolku cwek.

Cerita Dewasa: Mr Onani dan Tante Girang

Sampe gak terasa ternyata enak,liat cwek sexy aku lari ke kamar mandi,liat yg ciuman lari ke kamar mandi,liat kucing kawin pun lari ke kamar mandi.hehe

Pada suatu hari aku liat tante tetanggaku rumahnya sebelahan tiap pagi hanya kupandangi, sambil kubayangkan coba bisa aku entot,gpp agak tua jg pling umurnya 35 taunan. Tiap ngeliat dia kluar aku langsung onani,hampir tiap hari sampe" kontolku lecet merah krna kseringan di kocok,eh ntah si tante tau aku sring ngintipin,asalnya dandananya biasa hari itu jd sexy,dia mengenakan gaun transparan mpe kliatan BH ma CANGCUT (CD)nya krna saking transparannya.

Kuliat-liat trnyata blm tua-tua amat,teteknya msh mengkel,pantatnya msh singset.".aduh enak bnget klo ngentot tuch sma si tante." Akupun sengaja CAPER (CARI PERHATIAN) si tante,sengaja aku kluarin motor, pura"nya mwu di cuci. Si tante sedang menyiram tanamannya, di dalam pikiranku ttp ngentot dan ngentot low gak kesampaian ya lari kamar mandi.

Pas kuliat lgi nungging, aduh sob kontolku tmbh ngaceng, mungkin udah kluar air mani alya krasa bsah celanaku.

"Tumben gak keluar"..tanya si tante. Aku kget kirain bukan aku yg di tanya.
"iya,knpa!"jwbku gugup.
"iya,ko ada di rumah gak keluar"timbalnya.
"owh gak tan lg malez nich"..jwbku.
"owh,eh Rud ntr bsa tolongin tante gak?" tanyanya.
"tlongin apa ya tan?" tanyaku
"tlong bantuin geserin lemari yg di kamar tante"..jwbnya.
"owh bleh,skrg tnte?" tnyaku lgi.
"Ya trus km kn lgi nyuci mtor"jwbnya.
"gpp nyucinya bsa ntr."timpalku.

Kamipun menuju kamar si tante.

"waduh lemarinya gede bget tan" ujarku.
"iya makanya mnta bantuan kamu," jwbnya.

Geser kesana,geser kesini, lemarinya di geser hinga ada kejadian tak terduga, pas dorong lemari yg sebelahnya si tante kepleset dan nubruk bdanku hingga jtuh di kasur, kami saling tindih pas aku mwu bangun, si tante malah menarik aku lalu meraih mulutku dan membungkam mlutku dengan mulutnya, akupun kget dan tak mwu tinggal diam,lalu kubalas ciumannya trus si tante menjulurkan lidahnya lalu aku hisap,begitupun sebliknya.

Lalu tanganku mulai nakal, ku usap"kan jari tengahku di memeknya yg msh trbungkus CD dan gaun itu,dn tangan yg stu lagi menjelajahi gnung kembarnya smbil meremas dngan hati-hati. Kurasakan desahan nafasnya,yg membuat nafsuku menggebu-gebu.

Setelah berciuman,aku mulai menuruni payudaranya dan kubuka BHnya dan kusibakan,woow trnyata teteknya msh mengkel krna jrang trjamah,aku tak tinggal diam ku isap" putingnya dan dìikuti remasan tanganku. Tantepun mulai terangsang di mulai memegang kontolku yg mulai mengeluarkan air mani encer.

".tante kulum ya rud??" tanyanya menggoda.
"..boleh tante".jwbku.

Tantepun membuka clanaku dan mulai mengulum kontolku, aku merasakan ngilu sprti pngen pipis,

"..ah.ah.ah enak bget tan" ujarku smbl mrasakan kulumannya. Semakin cepat saja kulumannya
"stop..stop tan aku gak kuat mwu kluar nich"..ujarku.

Lalu tante menghentikan kulumannya, dan bergantian kini aku yang menjilati memeknya, lalu ku buka CDnya dan woow ku lihat bulu jembutnya yg sangat tebal dan sampai hingga ke lubang pantatnya.

Kumulai pergerakanku, kujilati memeknya dan kubuka dengan jemariku lalu kuliat ada daging sgede kacang merah ku mainkan dengan lidahku sitantepun menggeliat keenakan,smakin kupercepat jilatanku smakin kncng pula dsahan si tante,trus ku coba julurkan lidahku ke dalam lubang memeknya,bergerak maju mundur kuliat cairan putih keluar dari lubang memeknya,owh ini yg di namakan orgasme.

Lalu aku masukan kontolku dan SLEEEEB tanpa susah payah kontolku msuk lalu ku grakan mju mundur,smakin ku percepat gerakanku smakin erangan dan dsahan kluar dri mulutnya, lalu crot..crot..crot. Keluarlah air pejuhku enaknya bukan kepalang, beda kaya ONANI bila di ungkapkan nikmatnya tak bisa di ungkapka hanya dengan kata-kata.

Lalu aku tergeletak di kasur dan sitante bangun mendekati kontolku yg mulai lemes,lalu di kulumnya hingga sperma yg berlumuran di kontolku bersih di jilatinya.

Tak lama kemudian si tante msuk kmar mandi dan membrsihkan bdannya dan aku msh tergeletak lemas. Aku mulai bangun dan kuhampiri si tante yg lgi mandi,dan ku dekati lalu ku peluk dari belakang,tanganku mulai nakal lgi ku usap-usap memeknya lalu ku masukan 2 jariku ke memeknya dan sitante mulai terangsang lagi.

"km nakal dech...udah dlu ya tante mwu pergi arisan nich,psti udah di tungguin" ujarnya.

Akupun tak bisa menolak, kejadian ini berulangkali di lakukan. ONANIku mulai terobati bila trsalurkan, tetapi bila tak trsalurkan aku masih melakukan ONANI.

Cerita Dewasa: Malam Pertama

Cerita Dewasa: Malam Pertama - Awal pertama ketemu di sebuah warung copi di daerah simpangan depok jawa barat. Sebut saja namanya TITIN (disamarkan),titin cewek berparas cantik,bertubuh sexy,pantat lumayan berisi,ukuran payudara kira-kira 34b,umurnya bru 18th. Dia penjaga di salah satu conter plz dan warnet.

Awal kejadian saat itu aku ktemu dia,dia sedang memesan roti bakar di warkop waktu itu hujan agak deras jd enak ntuk mnum kopi.aku lngsung terpesona saat pertama ketemu dalam pikiranku berkata .."Seandainya aku bisa berkenalan dengannya" ....Menit-menit trakhir dah terlewati aku saat itu cuma bisa memandanya saja.aku sempat berpikir bagai mana caranya bikin masalah supaya sidia bsa knalan smaku.

Cerita Dewasa: Malam Pertama

Dasar wktu itu rejeki brpihak pdaku,sidia mau pulang ke kostnya yg lumayan jauh,dia duduk di pinggir trotoar smbil larak-lirik,mungkin lagi cari angkot akupun memberanikan diri untuk mendekatinya sambil bertanya ...

"Mau pulang kmana mba?" dia cuma nengok,trus berkata ...
"Ngak cuma lagi nunggu temen"...
"owh kirain lgi nunggu angkot,biasanya jam segini angkot udah jarang"...ujarku,waktu itu sekitar jam 11 malam lebih.
"owh Iya"ujarnya
"ya udah saya duluan pulang ya"...akupun bergegas ngambil helm dan tasku.
diapun bertanya lagi..."emang pulangya kemana??" tanyanya,..
"Depok"..jawabku,
"Depoknya mana??"..
"Pemda"..
"wakh 1 arah donk" jawabnya..
"mau pulang bareng??" ..tanyaku ..
"boleh"..
"trus temennya gmana??" tanyaku.
"temenku sms kayanya gk jd jemput"...
"owh..ya udah"...

Kami pun pulang bareng,sesampainya di tempat kostnya dia mengajaku mampir dlu ...aku pun smpat brpikir mudah2an dia ngajak mampir dlu. Setelah masuk aku di tawari minum..

"Mau minum apa??..
"udahlah gak usah repot2".basa-basi..
"dingin loch,aku bkinin teh manis ya??...
"ya udah trserah dech"...diapun buatin aku teh manis.

Kami mengobrol tentang asal-usul kami, smpe gk trasa wktu tak trasa udah larut malam,aku mncoba untuk pamitan alya gk enak dah lrut mlm di tmpt kost'an cwek apalagi seorang dri,....

"Apa gk sebaiknya nginep ja??..alya dah lrut malam gni loch!!"...
"wakh gak enk lach,tkut ada yg mrah" ..jawabku.
"siapa yang mara?"..tanyanya
"pcrmu,yg punya kost'an siapa ke."
"gak lah,ak bru ptus yg punya kost'an lg kluar kota" jwbnya..

Aku lngsung brpikir nich ksempatn,alya gk mngkin dtang 2x.

"hmmm,tp bner nich boleh??" tanyaku lgi...
"bneran bleh,tp jgn mcem2 ja..hehe"..jwbnya smbil trsnyum..
"ya udah aku pgi pulang,ini juga ujannya malah tambah deres"...dia pun mengelarkan kasur untuk aku pakai...
"Klo mau tdur dluan ja,aku mau mandi dlu"..
"owh iya,nach trus km tdur di mana??"..tanyaku.
"ya breng2"...aku pun kget gak bsa ngmong apa2.
"aku mandi dlu ya,tar low km mau mndi gantian ja"...
"owh iya"..jwbku.diapun msk kmar mandi.

Sekitar b'brapa menit dia kluar dari kmar mandi, smilir bau wangi dari kmr mandi mbuat aku gk tahan mpe penisku brdiri,stelah itu dia ganti bju yang aku gak nyangka dia ganti bju di dpanku pdahl aku blm tdr hanya pura2 mrem,kulihat tubuhnya yg sexy dan payudaranya wlwpun hanya trlhat remang2 krna matanya agak merem ayam.peniskupun tambah mengeras mungkin krna hawa dingin di tambah melihat tubuh cwe yg sexi,langsung di pikiranku trlintas kata "NGENTOT",Apalagi dia mengenakan bju tdur yang transparan.

Setelah slesai mengenakan bju tdur diapun lngsung tdur di sbelahku ...

"dah tdur ya??" tanyanya ...
"knapa"aku pura kget melek...
"duh sory ya bangunin km,krain blm tdr"..
"iya nich ngantuk bgt,mungkin cape"..jwbku.
"owh,ydah met tdr ya,inget ya pesenku"...
"pesen apa ya??"..tanyaku...
"jangan macem2..hehe"...
"owh iya,tp klo ngigo gpp ya kn gak sadar"..jwbku nakal.

Stelah ngbrol b'brapa mnit sblm tdr kmipun trlelap mpe pagi,sekitar jam setengah 4pagi ak bangun karna ada sesuatu yang nindihin penisku,pas aku lihat ternyata kakinya dia,tangannya di atas dadaku dan jari2nya menempel di leherku mukanya persis di deket telingaku.

Aku bingung harus gimana, mau di pindahin tkut dia bangun dan menuduhku mcem2,aku hanya bisa diam terpaku tak di sangka dia menggesek2kan kakinya di penisku,aku terkejut wajahnya semakin dekat dan nempel di pipiku, semakin kencang saja detak jantung, aku bertanya2.."apa yang hrus aku lakukan" ...sementara dia semakin berani, malh tangannya mengusap2 payudaraku akupun di bwt geli cuma aku tahan.stelah itu dia membalikan wajahku ...huppp ...dia mencium bibirku malah langsung menghisap abis,aku semakin brani saja ku coba pegang payudarannya sambil ku usap lmbut,dia semakin cepat menghisa bibrku,s'skali dia mengerang...

"achhh..trus"...erangnya.

Akupun semakin lihai kubuka sdikit kncing bju tdurnya lalu ku sngkapkan BHnya Lalu ku kluarkan pyudaranya yg putih mulus kuciumi dri sgala arah hngga trakhir mendarat di putingnya,yang aku heran putingnya msh brwrna merah,yg aku bca di buku sex's puting yg blm trjamah wrnanya merah.lalu kuhisap2 hingga erangannya trus kluar,smentara tanganku tak diam kucoba menuruni daerah vaginanya dan trnyata dia hanya mendesah akupun memberanikan diri kucoba msuk ke dalam celananya dan kucoba mengusap vaginanya..sementara tangan dia jg mulai berani memasukan kedalam celanaku dan mengocok perlahan2 penisku yg lagi tegang...

"A ayo donk masukin,udah gak kuat nich kayanya memeku udah basah"..ucapnya di telingaku..
"iya sayang,tpi km yg buka aku buka bjumu"..jwbku.

Tanpa trasa kamipun telanjang bulat tanpa sehelai bnangpun,nafsuku semakin tinggi melihat tubuhnya yg molek apalagi melihat memeknya bulunya yg belum lebat tpi udah klihatan hitam membuat aku ingin menjilatnya.sementara aku coba fore play dari atas payudara turun ke perutnya hingga mendarat di memeknya ku coba jilati klirotisnya yg rasanya asin dan agk brbau,nampaknya dia smakin asik dngan permainanku desahan demi desahan kluar dari mulutnya...

"owh..yes..owh..no"...akupun percepat jilatanku hingga aku naik lagi keatas dia menarik leherku dan menyumpal mulutnya dngan mlutku,sesekali dia menjulurkan ldahnya ntuk aku hisa,bgitupn sbaliknya.

"A ayo cepet masukin,aku gk kuat pngen bget ngrasain di masukin kontol"..ujarnya..sempat aku brpikr apakah dia msh prwan pa dah jebol.aku coba brtanya..
"kamu ko lihai bget,dah pengalaman ya??" tanyaku..
"aku lihat di video Bf temenku"..jwbnya.

Sementara ku coba tancapkan penisku di memeknya dia,dan ternyata dia menjrit

"sssst..auw plan-plan A alya aku bru prtama x ngelakuin kaya gni"..ujarnya.

Akupun brpikir wow trnyata dia msih prawan pantas saja liat putingya masih merah dan memeknya masih sempit. Ku coba menggenjot pelan2 nmun trnya bnar saja kdang2 kontolku mleset ke sna ke kmari,tp aku gk kalah akal ak mnyuruhnya dan meletakan pas lubang memeknya,dipegangnya dan di ltakan kntolku pas di tengah2 memeknya dan ku dorong kontolku,dia pun menjerit kesakita ..

"Auw skit A,plan2"..jwbnya.aku bukannya smakin kasian malah tmbh ku prcepat genjotanku dan..."ach..memeknya langsung longgar...semakin ku percepat genjotannya semakin licin juga lubang memeknya..

"A ayo tambah cepet genjotannya"..jwbnya..
"ach..ach..ach..ah..ah"...dan "crot..crot..crot" akupun gk tahan ku keluarkan di dalam memeknya. kamipun terkulai lemas,sementara kontolku masih di rendam di dalam memeknya.

Lalu dia membalikan bdanku trus menuju kmar mandi smbl tlanjang bulat, smentara aku mash terkulai lemas tak berdaya...stelah b'brapa menit aku mendengar suara tngisan kcil di kmr mandi,dan aku smpat kget kulihat sbercak darah yg trcmpur air sperma,aku brpikir oh bnr trnyata dia msh perawan.lalu aku brgegas menghampirinya,dan mendekatinya...

"Kamu nyesel ya ??"..tanyaku,dia hanya menggelengkan kpalanya,..
"trus knapa nangis??"...dia ttp hanya menggelengkan kpala,kucoba memeluknya smbil kucium kningnya.
"Tenang aja aku akan tanggung jawab, stelah gjian nanti aku bwa kmu menemui orng tuaku"...jwbku mencoba menenangkan dia.

Stelah itu kamipun mandi bareng layaknya suami istri yg bru menikah. kulihat wktu menujukan pkul 7pgi,akupun brgegas brangkat krja.sambil pamitan..

"aku brangkat krja dulu ntr sore aku ksni lagi,mau di bwain apa??"..tanyaku
"trserah km ja"....jwbnya.

Stiap x ketemu kmi brcinta, hingga kami tak sadar bahwa sudah 3bln kmi mlakukan ngentot di luar nikah,dan dia pun hamil aku langsung menikahinya hingga skarng.

Cerita Dewasa: Perawanku Hilang saat Menstruasi

Cerita Dewasa: Perawanku Hilang saat Menstruasi - Sebut saja namaku (mona) umurku bru 17+ aku msh sekolah di salah satu SMA di jakarta,aku asli dari medan tinggak di jakarta bersama nenekku,untuk biaya skolah tiap bulan slalu dpt trnsperan dari ortu.

Cerita Dewasa: Perawanku Hilang saat Menstruasi
Awal mula cerita,aku bertemu seorang cwok ganteng sebut saja namanya (aldo),dia kuliah di univ,di jkrt.  Saat itu aku pulang skolah pas pertama ktemu aku mau tertabrak mobil yg di tumpanginya,untung aku gk knapa" cuma kesenggol bgian skutku saja.

"...ckiiiittt"mobil yg di tumpangi aldo ngerem mendadak.
"....aduh"aku kget dan mrintih kesakitan.
"..aldo langsung keluar dri mobil dan lngsung menghampiriku.
"...Mba gak knapa-napa??tanyanya..
...aku hanya trdiam dan kesakitan.
"...Aku anter ke rumah sakit ya??ujarnya.
"...hmmpp!!jwbku simpel.
...Aku langsung di bpong ke dalam mobilnya.
"...sesampainya di rumah sakit,aku langsung di perban yah untung cuma luka lecet saja.
"...mba aku minta maaf ya,gak sengaja?ujarnya.
...aku hanya terdiam,pdhl dlam hatiku mash marah tp aku coba untuk tenang.
"...Ya udahlah gpp,ini jg gk knapa-napa ko cuma lecet ja.."jwbku.
"..iya tp aku gk enak nich,tlong jangan di tuntut ya??aldo smbil memelas.
"...iya..iya gak."jwbku.
"..ya udah aku anter pulang ya!"tawarnya.
"..hmmm,boleh deh.."jwbku.
"..aku langsung di anter pulang,selama di jalan menuju pulang aku ngobrol bnyak smbl kenalan,sling tkar no hp,kmipun lngsung akrb.
"...beberapa saat kemudian,akupun sampai di rumahku.
"..owh,dah smpai ya? Tanyanya.
"..iya,mampir dlu yuk di rumah cuma ada neneku aja.."jwbku.
"..lain x ja ya,alya aku tkut di marahin nenek kamu.."ujarnya.
"..ya gak lach neneku orngnya baik gk prnh marah.."jwbku.
"...ya udah.."blaznya.

...Diapun mampir dan ngbrol sma nenekku dan meminta maaf atas kejadian yg menimpaku.
..."Beberapa saat kemudian aldo pamitan untuk pulang.
"..nek,mon aku pamit pulang dlu ya,alya msh bnyak tgas yg hrus di selsaikan.."ujarnya.
"..owh iya.."jwb nenek dan aku.
"..sexali lgi minta maaf..." ujarny berulang x minta maaf.
"iya udah,dri tadi jga di maafin"..jwbku.
...aldo langsung salaman,trus menuju mobilnya.
"...Tar aku tlpn ya,bwt nanyain kbrmu.."ujarnya.
"..iya "...jwbku.
"owh,ok sippt"...blznya..

Setelah beberapa minggu kami sling sms'n dan tlpn'n,kami merasa kaya pacaran.ntah kapan jadiannya,kmi berhubungan.

Saat itu hari minggu aku di ajak jalan-jalan,dan makan.hari demi hari,minggu demi minggu terlewati kami ngerasa smakin dekat dan ngerasa cocok bersmanya..

Beberapa waktu kemudian,aldo ada acara pernikahan temannya di daerah puncak bogor.

"..ay aku ada acara di puncak,temenku mwu nikahan.."ujarnya.
"owh,mang brapa lama?tanyaku.
"..paling cuma 1hri." jwbnya.
"..ya trus?tanyaku.
"..ay aku lagi bingung,masa temenku yang lain pda bwa pasangan aku nggak.!!ujarnya,
"..ya trus aku hrus ikut gtu maksdnya?tanyaku.
"ya kalo boleh ma nenek.."ujarnya.
".boleh sich asal jngan nginep.."jwbku.
".iya aku janji gak nginep,"ujarnya.

Pdahal ortunya aldo punya vila di daerah puncak,seandainya kemalaman jg. kamipun berangkt sama-sama menuju acara tmennya itu. stelah itu wktupun tk terasa udah mulai menjelang sore.

Tak di sangka cuaca di daerah puncak gk bisa di tebak begitu buruk cuaca di sana.hujan yang di sertai angin menghalangi untuk kembali pulang.

"..aduh ay cuaca di sini buruk bngt,pdhl tdi pas brngkt terang bnget,kayanya kita gak pulang alya aku gk brani dngan cuaca gni.."ujarnya.
"..ya trus nginep dimana,kn kita gk punya saudara disini msa mau nginep di rmah pengantin."jwbku.
"..tenang ja ortuku punya vila di daerah sini.."ujarnya.
..."kami pun branjak pergi ke vila punya ortunya aldo.
.."ko sepi bnget vilanya,apa gak ada yg nempatin?"tanyaku.
"ada ko mang udin yg jaga disini."jwbnya.
.."aldoptn mencari mang udin penjaga vila itu.
"eh den aldo,ko gak blang dlu kalo mwu ksini tumben banget,."ujar mang udin.
"..iya mang aku ke sorean abiz ada acara tmen,mana ni cuacanya kaya gini jd gk brani pulang.."jwbnya.
..."stelah itu kmi msuk,tak menyangka vila sebagus ini gak di tempatin.
"..ay km tdur di kmr,aku di dlam ja"ujarnya.
"owh,iya dech trus kmr mandinya dmana?ujarku.
"owh,di kmarkan ada kmar mndi."jwbnya.
"iya dech"ujarku.
.."aku pun bergegas ke kamar mandi krna tkut mens'ku tembus.
..."Sementara aku lagi di kamar mandi,ganti baju dan pembalu aku lupa gak menutup pintu kmar mandi aku biarkan terbuka lebar,aku tak tau kalau aldo masuk.
.."Ay "..aldo menghampir ke kmr mandi yg pintunya trbuka lebar.
"aduuh"..aku kaget smbil mnutupi tetekku dan memekku yg tak terbungkus sehelai bnang pun.
"..Maaf..maaf,gk sengaja aku kira gk lgi di kmar mandi,alya pintunya kebuka lebar.."jwbnya.
"..iya aku lupa krna buru-buru mwu ke kmar mandi"jwbku.
"..Aku cuma mwu nwari makan sma mau mnum apa??tanyanya.
"terserah aja"..jwbku.
"owh ya udah nasi goreng ma teh manis ja ya??tanyanya.
"ya udah"..jwbku.

Aldo mnuju kluar dn aku mlanjutkan pakai pembalut dan bjuku.

Stelah selesai mkan,matapun mulai ngantuk aku sempat berpikir dri tadi aldo gk bnyak ngomong cuma ngelirik-ngelirik bagian tetekku,dan aku menyangka aldo lgi mikirin kejadian tdi di kmar mandi.

"..aku ngantuk bget nich,bobo dlu ya!ujarku.
"owh iya,alya kita pulang pagi-pagi bget."ujarnya.
".aku masuk kmar dan merebahkan bdanku di kasur.

Sementara itu ku dengar aldo msh ngbrol sma mang udin,kedengaranya sedang ngomongin aku tapi aku cu'x ja. Tak terasa aku tdr trlelelap,tak kusangka aku ntah mimpi apa kenyataan,badanku trasa berat pas aku melek sontak aku kget,buah dadaku lagi di hisap aldo aku langsung branjak.

"..Apa..apaan nich,?km jht bgt tega ya bikin aku kya gni."ujarku kget.
".maaf ay aku gak tahan liat kjadian tadi,aku kpikiran trus"..jwbnya.

Sementara itu aku lngsng branjak dri tmpt tdr,brencana mwu kluar kmr tak di sangka pintu pun di kuncinya.

"..plizz tlong hargain aku,aku gk mau kmu prlakukan aku kya gini"ujarku smbil menangis.
Aldo lngsung menghampiriku,"ya udah maafin aku,anggap ja ni gk pernah trjadi".jwbnya smbl memeluku.

Aku trbujuk ucapannya,trus aldo merebahkanku di kasur,tak kusangka lagi aldo malah lebih ganas,dia merusak bajuku dn clanaku di tariknya hingga sobek,aku tak menyangka di balik wajahnya yang alim dia maniak seks.

Dia menciumiku dari ujung rambut hingga ujung kaki,wlwpun aku brusaha brontak aldo tak menghraukanku di trus menciumiku dan menghisap pyudaraku,aku gak kuat hingga aku pasrah apapun yg akn terjdi.

Dia smakin gila,tngannya menggerayangi sluruh tbuhku,mengobok" memekku dia blm tau kalo aku lg menstruasi,tp ttp aja namanya lg nafsu dia tak menghiraukan,dia langsung menjilati memekku yg bau amis darah,aku tak kuasa.

.."ach.ach.ach"aku mengerang.

Aldo trus memainkan lidahnya,di memekku. Tak lama kemudian aldo membuka bju dan clananya,ku lihat kontolnya yg sudah mengeras,langsung di tancapkanlah ke memekku yang bsah brcmpur darah,ludah,dan air memekku.

"..oooh..sakit pelan" ..ujarku kesakitan.

Namun aldo ttp menghantamkan kntolnya ke memekku. "auuuww sakitt," jeritku mrasakan memekku trasa perih.
Dan trnyata aldo tak bisa memasukan kontolnya,karna mungkin aku mash prawan. Aldo memegang kontolnya lalu mengarahkn ke lubang memekku,"aduuuh sakiit"jritku.smakin aku mnjerit aldo semakin menekan kontolnya msuk.

"..Ay memekmu ko keset bnget??tanyanya.
"..aku langsung jwb,wlwpun merasa ksakitan.
"..iyalah aku lgi mens tau"jwbku.

Aldo,malah meluluri kontolnya dengan ludhnya.bleez kntolnya agak msuk, yg aku rasakan enak dan perih,lagi" aku menjrit ksakitan.

Stelah msuk ke memeku,aldo smakin kencang genjotannya "..ach.ach.ah.ah.ahah."dan aldo pun tak kuat menahan "crot..crot..crot" kluarlah tak lamapun kami terkulai lemas,aku smpt menangis melhat darah berceceran di atas kasur.

Di sinilah keperawananku di renggut aldo dalam keadaan menstruasi.
Inilah pengalaman prtamaku merasakan memekku di masukin kontol.
Sampai akhirnya aku ketagihan hingga aku yg meminta untuk menyetubuhi tubuhku,dan merasakan kenikmatan walaupun hanya sesaat.

Cerita Dewasa Malam Pertama Pengantin Baru 2013

Cerita Dewasa Malam Pertama Pengantin Baru 2013 - Cerita Malam Pertama ini mengisahkan seorang pasangan pengantin baru mengalami kebuntuan komunikasi lebih tepatnya miss komunikasi, karena silelaki kurang betul apa yang dimaksut oleh pengantin perempuan. Namun dalam cerita ini tidak ada sedikitpun unsur cerita panas nya seperti cerita dewasa pada umunya.

Cerita Dewasa Malam Pertama Pengantin Baru 2013

Bagaimanakh kisah cerita seru ini untuk itu silakan saja anda baca artikelnya dibawah ini, namun cerita dibawah ini kurang bagus untuk dibaca oleh anak kecil ada baiknya jika cerita ini khusus bagi anda yang sudah cukup umur.

Cerita Pengantin Malam Pertama untuk pengantin baru yang bernama Ramli. Dalam keheningam malam penuh syahdu, Ramli masuk kekamar kerana mengantuk.(kemungkinan ada juga rasa yang lain – paham-paham je lah..pengantin baru!)

Dilihat isterinya sudah berselimut dari hujung rambut ke hujung kaki.

“Malu agaknya. Maklumlah malam pertama…” bisik hati ramli.

Dimatikanya lampu dan ia pun berbaring di katil. Dicelah-celah suara kodok menyeru pasangannya, terdengar suara isteri berbisik, penuh romantis, “Buah papaya dah masak ranum, bila tupai nak datang merasa ?”

“Dah, apa cerita ni ?” tanya ramli dlm hati. Separuh malam dia terbaring berfikir. “Oh, agaknya isteri ku teringat kampung halaman.. Sian.. sampai mengigau ? Takpelah, biarlah dia tidur” bisik hatinya penuh understanding.

Malam kedua adegan yang sama cuma dialognya agak berbeza. bisik isteri “Sawah bendang dah siap dibajak, bila pak tani nak turun menyemai?” “kesiannya bini aku.. masih ngigau lagi.. aku mesti cari penawar !” ramli bertekad. Esok harinya, ramli bercerita pada ayah yang kebetulan datang untuk bertanya khabar ‘pengantin baru’. “Lah..” keluh ayah ramli, “aku hantar belajar sampai Uni, benda cam ni pun kau tak paham?”

Ayahnya pun mula bercerita perihal adam & hawa, laila & majnun, romeo & juliet…(yang relevan untuk pegantin baru je!) Sepatah cakap orang putih “about the birds & the bees”.

“oh. cam tu.” sengih ramli, “baru saya paham. Taulah apa nak buat malam ni!”
Malam yang sangat ditunggu-tunggu ramli pun tiba…adegan sama dikamar tidur. cuma kali ini isterinya membisu seribu bahasa. “lah.. nape pulak senyap. takkan dia give up” tertanya-tanya si ramli. Setelah sekian lama tanpa suara dari isteri, ramli pun berkata, “Dah lapar betul rasanya perut, boleh tupai datang merasa?”

Malam dingin semakin sunyi.. tak jawab pun… “Kain pelikat dak disinsing rapi, boleh pak tani turun menyemai ?” pun..masih takde jawapan… ramli mencuba lagi. “Juruterbang dah siap sedia…boleh pesawat turun mendarat ?”

Sayu sekali jawaban si isteri dari bawah selimut, “Maaf tuan… Landasannya baru saje banjir…!” Moral cerita: Pada kaum lelaki – Kalau nak naik pelamin, jangan tunggu sampai cukup bulan. Nanti dah datang bulan kan rugi sendiri..

Nah lucu bukan cerita diatas tentunya cerita seru tersebut bisa membuat anda tertawa terbahak-bahak. Sekali lagi berita terbaru pesankan bahwa cerita diatas merupakan cerita biasa dan jika ada kesamaan nama serta tempat kejadian itu hanyalah kebetulan saja.

Cerita Dewasa: Main dengan Anak SMA di Atas Meja

Cerita Dewasa: Main dengan Anak SMA di Atas Meja - Nama gw Andre gw masih kuliah di salah satu PTS di jakarta. gw orangnya biasa aja… tapi banyak yang bilang badan gw gagah… tinggi gw 175…. dulu di SMU gw termasuk salah satu cowo yang di PUJA” sama wanita… dari Kelas 1 sampai kelas 3.

Cerita Dewasa: Main dengan Anak SMA di Atas Meja

Cerita Dewasa ini berawal pas gw duduk di SMU.. pertama kali gw masuk kelas 3.. gw pindahan dari surabaya.. SMP gw di jakarta cuma sampai kelas 2 semester 1.. kelas 2 SMP.. selanjutnya gw terusin di surabaya.. maklum bonyok pindah kerja melulu… terpaksa gw ikut juga……

waktu itu hari pertama gw masuk kelas 3.. gw di kenalin di salah satu kelas kalu nggak salah 3 IPA… gw orang pinter wajar masuk IPA… hauahahhauah!!.. gw di kenalin sama guru gw n kepsek di kelas… udah gitu gw di suruh duduk di samping cewe yang langsung gw kenal namanya anita tingginya sebahunya gw.. badannya sintel banget payudaranya yang selalu buat gw ndisir melulu klo deket dya…. gw sempet tuker-tukeran no. hp sama dya… setelah gw tau dya kaya’ gimana… gw coba aja jadian sama dya…

Gw jalan sama dya masih sampai sekarang… dya klo deket gw rada” binal… Napsuan… bersyukur banget gw dapet cewek macem gitu… waktu itu pelajaran biologi, kebetulan gurunya nggak masuk… gw sama anita ngobrol aja dipojok kelas.. maklum tempat duduk gw sama dya di taro di pojok sama walas… pertama gw sich nggak berani ngapangapain dya di kelas tapi klo udah masuk ke mobil gw abis tuch cewe…. waktu itu gw liat temen gw lagi cipokan di depan kelas…. balakng meja guru… tiba” aja cewe gw ngomong gini

“tuch rido aja berani.. masa’ kamu kalah sama dya??”
“ha? aku kalah……

belum sempet selesai bibir gw di lahap sama anita… di bales aja dengan ciuman n sedotan yang bikin dya ampun-ampunan sama gw. Anita sempet ngasih lidahnya ke gw. tapi gw lepas ciumannya “kenapa??” gw bilang aja begini
“aku nggak mau maen lidah di kelas.. takut kelewatan”…
“y udah.. maen biasa aja”…
gw lanjutin ciuman gw di bawah.. bangku meja gw gw dorong ke depan supaya lebih luas gw ngelakuin ciuman demi ciuman……

“ahhhhhh…. ahhhh…… ndree..”

kata-kata itu selalu keluar dari mulutnya. Setelah gw puas ciumin tuch bibir, gw turun ke bawah ke lehernya dya yang makin membuat dya kewalahan. Dan tangan gw ngeremes” payudara dya.. yang ukurannya gw taksir 35 tau A B C D.. cuz setiap gw tanya dya g pernah mau jawab…. gw remes tuch dadanya sampe dya kelojotan… setelah gw nandain tanda merah di lehernya… dya ngeremes remes kontol gw… yang membuat ni “ADEK” kagak kuat lagi buat nahan di dalam kancut…. maupun masih make baju seragam n gw ngelakuin di dalam kelas… gw tetep nggak gentar…. gw bukan resleting seragam gw… n gw keluarin tuch siADEK.. dan si anita udah siap dengan mulutnya yang menganga…. gw sempet nutupin dya pake jaket gw… sehingga misalnya temen gw nanya gw bilang aja lagi sakit.

jilatan demi jilatan dya beri untuk gw….. isapan dya bikin gw nggak kuat lagi buat nahan keluarnya mani gw….. lidahnya bergoyang” di ADEK gw…. “akhhhhhhh………. crotttttt…… croooootttt crotttttttttttt….” keluar mani gw….. anita membersihkannya dengan mulutnya… dan di kocok” trus di ADEK gw…….. selesai itu gw bersiin mulutnya dya pake tissue yang ada di kantongnya…. gw sama anita kembali berciuman… freenc kiss,,, lidahnya dya ber gelugit” di dalam mulut gw……

jam 12.00 gw balik sekolah…. sebelum gw gas mobil gw ke rumah gw di bilangan bekasi.. nggak jauh dari rumahnya anita.. gw bermain dadanya anita dolo di mobil gw…. gw buka kancing seragam pelan” di bantu anita… dengan napsu yang ganas… anita ngerti maksud gw and dya nge buka tali BHNya dan 2 buah gunung merapi yang bakal mengeluarkan volcano gara isapan gw muncul di depan gw….. dengan napsu di ujung rambut gw isap puting susunya tangan kiri gw megangin kepala belakang dya.. and tangan kanan gw ngeremes” dada yang satu lagi…. “ahhhhh…….. andre…… pelan” donkkk……. anita udah nggak bisa nahannnnn lagiiiii nehhhhhhhh”….. puting anita yang berwarna merah ke merah” mudaan tertelan abis oleh mulut gw and tiba” aja tubuhhhhh anita mejelijang seperti cacing kepanasan……. gw sedot trus dada anita…. sampai puting itu terasa keras banget di mulut gw…. anita cuma diam dan terkulai lemas di mobil gw…. gw liat parkiran mobil di sekolahan gw udah sepi…. anita mengancingi baju seragamnya satu gw bantu supaya cepet….

selama perjalanan pulang anita tetap lemas dan memejamkan matanya… gw kecup keningnya sesampai di rumah gw….

anita bangun dan dya pengen ke kamar kecil… gw suruh dy ganti seragam dengan baju kaos yang dya bawa dari rumah sebelum berangkat kesekolah…. selesai dari kamar mandi gw liat anita nyopot BHnya…. terlihat jelas putingnya dan bongkahan susu sebesar melon itu…..

belum sempat masukin baju ke tasnya dya… dya gw dorong gw tempat tidur… dan gw lahap bibirnya dan dya membalas nya dengan penuh hot panas bercampur dengan napsu… gw yang cuma make bokser doank… ke walahan tangan dy bermain” di selangakangan gw….. gw bermain di leher dya dan gw buat cap merah lagi di lehernya…. gw sibak SMA negeri yang hanya sampai lutut itu dy cuma make CD G string… dengan perlahan” dya nurunin roknya dan dy hanya menggunakan CDnya… gw copot dan gw jilatin vaginanya….. ” ahhhhhhhhhhhhhhhhhh……….. . Ndree…..ahhh hhhhhhh” cuma kata” itu yang keluar daru mulutnya….. gw rasain vagina anita semakin keras… dan gw gigit kelentitnya dya terik semakin kencang untung di rumah cuma da pembantu gw….. “Ndree.. puasin gwwww dunkkkkkkk.”…… nggak pake cing cong gw jilat n gw sodok” tuch vagina pake telunjuk gw…
“Ndree… gw keluarrrrrrrrrrrrrrrr……..” vagina anita basah ketika di depan mata gw.
di sedot sampai bersih tuch vagina…… udah gitu gw liat dya memegang bantal dengan keras. gw deketin dya dan gw cium bibir dya. ternyata dya blum lemas. dy bangkit dan memegang kontol gw dan di kocokinnya sampe si ADEK mengacung sangat keras….. kontol gw di masukin ke mulutnya anita…. di masukan di keuarkan…. sampai” di sedot….uhhhhhhhhh….. nikmat banget yang sekarang dari pada yang di kelas tadi……. biji zakar gw juga nggak lupa ikut ke sedot….. pass biji gw di sedot rasanya gw pengen FLY……. kocokin anita semakin panas dan hisapannya semakin nggak manusiawi lagi…… wajahnya tambah maniss kalo dya sambil horny begini…….. ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh….. …. crottttttttttttttttttttttttttt tt many gw tumpah semua ke lantai kamar gw…. yang sisanya di jilatin anita sampai bersuh…………………… …… gw bangkit dan menarik tangan anita… gw ciumin dadanya gw kenyot”lagi putingnya sampai merah……….. gw cupang di sebelah putingnya…. manis banget susunya……. membuat gw semakin napsu sama dya……………

“anitaku sayang…. masukinnn sekarang yach??”
“ya udahhhh cepetannn aku dari tadi Nungggu kamu…..”

gw bertukar posisi anita di bawah…. dan gw di atas… sebelum gw masukan gw gesek” dolo di depan vaginanya… belum gw masukin aja anita udah meringis”…. gw dorong perlan”… “Ndree… pelan” sakit. nee”….. di bantu dengan tangannya dya perlahan” kontol gw masuk…. baru seperempatnya masukkk gw cabut lagi dannn gw sodok lagi…. dan akhirnya masuk semua….. gw lihat anita sangat menderita…… tapi sepertinya dya seneng banget……. udah semuanya masuk gw goyangin… gw maju mundurin perlahan lahan….. bokong anita pun ikut bergoyang yang membuatku kewalahan….. setelah beberapa menit gw goyang” tiba” badan anita mengejang semua….. dan akhirnya… anita orgasme untuk ke 3xnya…..

Gw cabut kembali penis gw dan anita berada di atas gw. Posisi ini membuat gw lebih rileks. Anita memasukannya pelan-pelan. Digenggamnya penisku dan dimasukannya penisku ke vaginanya. Dan blesssss ternanam semua di dalam vaginanya. Badan anita naik turun mengikuti irama…. anita mengambil bantal yang da di sebelahnya dan menarohnya di pala gw…. posisi ini membuat gw bisa ngerasaain 2 gerakan sekaligus… gw emut” kecil putingnya anita dan meremas remasnya….. bokong anita terusss bergoyaanggg…….. ” ahhhhhhhhh…… ahhhhhhhhh…….. isappp teruss ndree…………” badan anita mengenjang dan ” andreeee…. akuuu pengen keluar lagi….”….. ” akuuu juga pengennnnn selesaiiiiii metttt……… tahannnn sebentarrrrrrr lagi…….”….. gw dan anita mempercepat permainan dan akhirnya……………”ahhhhh hhhhhhhhhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhh……………….. … gw keluar….. kata” itu yang mengakiri permainan ini..

Sampai sekarang pun anita tetep bermain sama gw. Kami tetap melakukan banyak hal. Dan gw di tunangin sama anita karena orang tua kami sama-sama setuju atas hubungan kami.

Foto Hot Tante Mela Yang Aduhai

Foto Hot Tante Mela Yang Aduhai - Di bawah ini, Tante Alexa akan memperkenalkan kepada kamu semua tentang sahabat Tante Alexa yang seksi menggoda ini. Dialah Tante Mela. Tante Mela ini begitu seksi dan tubuhnya aduhai menggemaskan. Silahkan saja lihat Foto Hot Tante Mela Yang Aduhai yah.


Foto Hot Tante Mela Yang Aduhai


Foto Hot Tante Mela Yang Aduhai


Foto Hot Tante Mela Yang Aduhai Berikut:

Foto Hot Tante Mela Yang Aduhai

Foto Hot Tante Mela Yang Aduhai


Foto Hot Tante Mela Yang Aduhai by Tante Alexa.
Support : Tante Alexa | Tante Alexa | Tante Alexa
Copyright © 2012. Tante Alexa - All Rights Reserved
Template ReCreated by Tante Alexa Published by Tante Alexa
Proudly powered by Blogger