Cerita Dewasa - Bersama Dengan Guru SD

TANTE ALEXA - Cerita Dewasa - Bersama Dengan Guru SD. Sebagai seorang kepala rumah tangga yang memiliki seorang anak laki-laki yang telah memasuki ke ajang pendidikan tentunya sangat membahagiakan. Ini terjadi denganku dikala anakku yang bernama Jerry telah memasuki SD kelas 1. Setelah istriku meninggal dunia karena terkena penyakit kanker payudara, akulah satu-satunya yang mesti mengurusi anakku, Jerry. Secara jujur, kehidupanku sangat menyedihkan dibandingkan sebelum istriku meninggal. Sekarang semuanya kulakukan sendiri seperti mengajari anakku mengerjakan PR-nya, memasak yang tentunya bercampur dengan kesibukanku di kantor sebagai salah satu orang terpenting di perusahaan Jepang yang berdomisili di Jakarta.

Kadang-kadang aku menjadi bingung sendiri karena bagaimanapun masakanku tidak sesempurna istriku dan untunglah Jerry, anakku satu-satunya tidak pernah mengkritik hasil masakanku walaupun aku tahu bahwa semua hasil masakanku tidak bisa dimakan karena kadang-kadang terlalu asin dan kadang-kadang gosong. Suatu hari Jerry memberitahuku bahwa aku mesti datang ke sekolahnya karena gurunya ingin bertemu denganku.

Pada hari yang sudah ditentukan, aku pergi ke sekolah anakku untuk bertemu Ibu Diana dan sewaktu aku bertemu dengannya, aku menjadi cukup gugup dan untunglah perasaan itu dapat kukuasai karena bagaimanapun aku pergi dengan anakku dan aku tidak ingin anakku membaca kegugupanku itu. Akhirnya aku dipersilakan duduk oleh ibu guru yang ternyata belum menikah itu karena aku tidak melihat cincin kawin di jarinya dan juga dia mengaku sendiri bahwa dia masih single ketika kupanggil dia dengan sebutan Ibu Diana. Didalam percakapan itu, dia menceritakan mengenai pelajaran Jerry yang agak tertinggal dengan murid-murid lainnya. Ternyata baru ketahuan dari pengakuan Jerry, bahwa walaupun dia rajin mengerjakan PR tetapi dia tidak pernah mengulang pelajarannya karena waktunya dihabiskan untuk bermain Play Station yang kubelikan untuknya sehari setelah kepergian istriku supaya dia tidak menangis lagi.

Klik DISINI untuk Melihat Foto-Foto Bugil Artis Indonesia Syur Not Sensor

Akhirnya diperoleh kesepakatan bahwa Ibu Diana akan memberikan anakku les privat dan setelah kami sama-sama sepakat mengenai harga perjamnya, kami bersalaman dan meninggalkan sekolah itu. Selama perjalanan ke rumah, aku selalu teringat dengan wajah imut guru muda anakku itu.

Sore harinya setelah aku tidur sore, aku teringat bahwa 1 jam mendatang guru anakku akan datang dan berarti aku juga harus bersiap-siap untuk menyambutnya. Setelah guru Jerry datang dan aku mengajaknya ngobrol untuk beberapa saat, dia kemudian minta izin untuk memulai les privat untuk anakku. Aku hanya mengangguk dan meninggalkan mereka berdua. Aku mulai membaca koran Kompas hari itu dan aku sekali-kali mencuri pandang pada guru anakku yang sedang mengajari Jerry. Kulihat bahwa Ibu Diana ini cukup pengertian dalam mengajari anakku yang kadang-kadang masih cukup bingung akan materi yang dipelajarinya.

Dua jam berlalu sudah dan kusadari bahwa jam privat les sudah usai dan ketika dia hendak pulang ke rumahnya, aku menawarkan kepadanya untuk mengantarkannya berhubung hari sudah malam dan aku tahu persis bahwa tidak ada lagi kendaraan umum pada jam-jam begitu di sekitar rumahku. Akhirnya aku mengeluarkan mobil BMW kesayanganku dan setelah aku bersiap-siap, aku menyuruh Jerry untuk mengulang pelajaran yang tadi sementara aku akan mengantarkan gurunya pulang. Jerry menuruti ucapan ayahnya dan tanpa basa basi, dia mulai membuka kembali bukunya dan mengulang materi yang baru saja dipelajarinya.

Aku kemudian mulai menyuruh Ibu Diana untuk masuk dan kemudian aku memulai mengendarai mobil itu setelah aku menutup pintu gerbang tentunya karena aku tidak mempunyai pembantu rumah tangga saat itu. Di tengah perjalanan, kami bercakap-cakap mengenai segala hal dan mengenai perubahan yang dialami Jerry setelah ibunya meninggal dunia. Nampaknya Ibu Diana serius sekali mendengarkan curahan hatiku yang kesepian setelah ditinggal oleh istriku.

Tiba-tiba ketika kami sedang asyik bercakap-cakap, aku melihat sekilas seorang anak kecil yang sedang lari menyeberang sehingga dengan secepat kilat, aku langsung mengerem secara mendadak dan disaat aku mengerem mendadak itu, karena Ibu Diana lupa tidak memakai “Seatbelt”, dia langsung jatuh kedalam pelukanku. Dia nampaknya malu sekali setelah kejadian itu tetapi setelah aku bilang tidak apa-apa, dia kembali seperti sediakala dan sekarang kami nampaknya semakin akrab dan aku menjadi sangat kaget dikala dia minta tolong untuk pergi ke motel terdekat karena dia ingin buang air dengan alasan bahwa rumahnya masih sangat jauh. Aku melihat ekspresi wajahnya seperti orang yang menahan sesuatu sehingga akhirnya aku menyetujui untuk pergi ke motel terdekat untuk menyelesaikan ‘bisnis’nya.

Akhirnya kami berada di dalam sebuah motel murah yang tidak jauh dari tempat aku mengerem mendadak tadi. Setelah berada di dalam kamar, aku langsung duduk di tepi ranjang sementara Ibu Diana dengan kecepatan yang luar biasa langsung pergi ke arah toilet yang berada di dalam kamar motel itu. Beberapa menit kemudian, aku dikagetkan oleh Ibu Diana yang keluar dari dalam toilet dengan mendadak.

“Bu.. ada apa?” aku mendadak gugup bercampur kepingin melihat tubuh Ibu Diana yang sangat indah itu. Tapi tiba-tiba Diana menarikku dan langsung mencium bibirku. Sepertinya aku mau meledak! Ibu Diana yang tingginya 172 cm, rambut panjang dan tubuhnya sempurna sekali, padat, keras, sedikit berotot perut, pokoknya seksi sekali. Diana menuntun tanganku ke dadanya. Disuruhnya aku meremas-remas dadanya. Belakangan kuketahui ukuranya 34C. Kemudian dia sendiri melepas bajunya dengan senyumnya yang menggoda sekali. Aku hanya diam terpaku melihat caranya melepas pakaian dengan pelan-pelan dengan gaya yang menggairahkan sambil menggoyang pinggulnya.

Kemudian terlihatlah semua bagian tubuhnya yang biasanya tersembunyi. Dadanya yang montok kencang menggantung-gantung, bulu kemaluannya yang tipis rapi, tubuhnya yang putih mulus sangat menggairahkan. Batang kejantananku juga sudah membesar mengeras lebih dari biasanya. Lalu Diana kembali merapatkan tubuhnya ke arahku, ditempelkannya mulutnya ke kupingku, menjilatinya dan berbisik kepadaku, “Kamu akan merasakan seperti di surga.” Tapi aku masih berusaha menghindar walaupun sebenarnya aku mau kalau tidak pemalu.
“Nanti kalau teman-teman datang bagaimana?”
“Tenang saja saya sudah bilang mau tidur sebentar di sini dan jangan diganggu.”
Gile sudah direncanaka!

Tanpa kusadari kemejaku sudah lepas (ke mana-mana aku biasa memakai kemeja lengan pendek Diana menjilati perutku dan terus ke bawah. Aku masih diam ketakutan. Sampai akhirnya dia membuka celana dalamku.

“Wah, ini akan hebat sekali. Begitu besar, keras. Belum pernah aku melihat seperti ini di film porno.”

Diana mulai mengisap-isap batang kemaluanku (baru-baru ini aku tahu namanya disepong
“Kamu mulai bergairah kan, Sayang?” Baru kali itu dia memanggilku sayang. Aku benar-benar bergairah sekarang.
Kuangkat tubuhnya ke kasur kujilati liang kewanitaannya yang sudah basah itu. “Nnngghhh.. ngghhh.. aaahh… ahhh” Diana mulai mengerang-ngerang. Tapi itu membuatku makin bergairah. Kuhisapi puting susunya yang berwarna pink. “Aahhh.. yeahh..
Tak kusangka kamu agresif sekali.” Kumasukkan jariku ke liang senggamanya. Kusodok-sodok makin lama makin cepat. Diana hanya bisa mengerang,mendesah-desah. “Ricky, cepat masukkan.. ahhnggh.. cepat, Diana udah nggak tahan.. ahhh.. Tapi pelan-pelan, Diana masih perawan.”

Waktu itu aku tidak memikirkan dia perawan atau tidak. Aku hanya memasukkan batang kemaluanku dengan pelan-pelan, sempit sekali. Benar-benar masih perawan, kupikir. Liang kewanitaannya begitu ketat menjepit batang kejantananku. Sampai akhirnya batang kemaluanku yang panjangnya 20 cm dan diameternya 3,8 cm amblas semua. “Aaakkhhh…” lagi-lagi teriakannya membuatku bersemangat sekali. Kusodok sekuat-kuatnya, sekancang-kencangnya. “Ngghhh.. Rickkk.. gede banget.. aanggghh.. indah sekali rasanya.”

Kemudian kami mengganti posisi nungging. “Plok.. plok.. plok..” suara waktu aku sedang menggenjotnya dari belakang. Dadanya berayun-ayun. Diana kadang meremasnya sendiri. “Aahhh.. lagi.. lebih cepat.. Aaahhh.. Diana udah keluar.. Kamu keluarin di luar, ya!” Tidak lama kemudian akupun keluar juga.

Kusemprot maniku ke sekujur tubuh Diana yang lemas tak berdaya. Dijilatinya lagi batang kenikmatanku sampai lama sekali sampai-sampai keluar lagi. Dengan nafas masih memburu terengah-engah, Diana memakai pakaiannya kembali. “Kamu hebat sekali Rick. Diana puas sekali. Sebenarnya aku sudah jatuh hati kepadamu pada pandangan pertama.” Kemudian sebelum keluar kamar Diana kembali mencium bibirku. Kali ini aku tidak malu lagi, kucium dia sambil kupegang payudaranya.

Setelah kenikmatan bersama itu, kami berpelukan untuk beberapa menit dan kami berciuman lagi untuk beberapa lama. Sejujurnya aku sudah jatuh hati kepada guru anakku sejak pertama kali bertemu dan sekarang baru kusadari bahwa dia juga telah jatuh hati kepadaku. Setelah itu aku kemudian berkata kepadanya, “Diana, aku ingin kamu menjadi kekasihku yang bersedia mengajari Jerry..”
Belum selesai aku menyelesaikan kata-kataku, Diana langsung menciumku dan aku membalasnya dengan penuh kemesraan dan tentunya berbeda dengan perlakuan kami yang baru saja terjadi.

Setelah kami berciuman untuk beberapa menit, Diana langsung berkata kepadaku, “Ricky, aku juga ingin memiliki kekasih dan ternyata aku sekarang menemukannya dan aku ingin menikah denganmu dan kita bisa bersama-sama mendidik Jerry.” Setelah kejadian itu, Diana sering pergi keluar bersamaku dan Jerry.

Klik DISINI untuk Melihat Foto-Foto Bugil Artis Indonesia Syur Not Sensor

Foto Narsis Ayam Kampus Lagi Sendiri Menyendiri

TANTE ALEXA - Foto Narsis Ayam Kampus Lagi Sendiri Menyendiri. Membicarakan soal Ayam Kampus memang asik dan menyenangkan. Apalagi saat ngerumpi bersama teman-teman Tante Alexa. Memang yang digosipkan adalah brondong yang masih imut-imut yang bisa memberikan kepuasan di kamar tidur bila sedang bercinta. Tapi kali ini, pas saat arisan, ntah kenapa iseng untuk membicarakan Ayam Kampus. Mahasiswi yang merangkap dua profesi sekaligus jadi wanita panggilan.

Awalnya saat teman tante menceritakan, bahwa suaminya kecantol sama ayam kampus yang seksi dan bohay. Kami sih cengar-cengir saja mendengarnya. Anehnya sih sayanag, teman Tante Alexa ini cuek-cuek saja bila suaminya main-main dengan AYAM KAMPUS. Soalnya dia juga maen-maen dengan brondong alias Ayam Kampus cowok. Hmmmm ....

Oh ia, di bawah ini Tante Alexa memberikan sebuah foto seksi ayam kampus. Ini hanya contoh saja...di internet banyak kok foto seperti ini. Coba aja kamu cari ya sayang...

Inilah Foto Narsis Ayam Kampus Lagi Sendiri Menyendiri

Foto Narsis Ayam Kampus Lagi Sendiri Menyendiri

Itulah Foto Narsis Ayam Kampus Lagi Sendiri Menyendiri, by Tante Alexa

Hot Bibir Seksi Ayam Kampus Menggoda

TANTE ALEXA - Hot Bibir Seksi Ayam Kampus Menggoda. Bila memandangnya kamu akan merasa nyaman, dan selalu ingin bersamanya selalu. Tidak percaya kah? Lihat saja Foto Seksi dari Mahasiswi yang katanya dibilang AYAM KAMPUS di bawah ini. Senyumnya manis dan membuat kamu akan tergoda bahkan tergila-gila padanya.

Langsung saja yah, Inilah Foto Hot Bibir Seksi Ayam Kampus Menggoda.

Hot Bibir Seksi Ayam Kampus Menggoda

Hot Bibir Seksi Ayam Kampus Menggoda

Hot Bibir Seksi Ayam Kampus Menggoda

Itulah Foto Hot Bibir Seksi Ayam Kampus Menggoda, by Tante Alexa.

Buah Dada Ayam Kampus Yang Besar Merangsang

TANTE ALEXA - Buah Dada Ayam Kampus Yang Besar Merangsang. Bila kamu termasuk lelaki hidung belang yang kesukaannya adalah ABG dan masih memiliki status Mahasiswi, pastilah kamu suka akan yang satu ini. Foto Hot yang tante berikan di bawah ini adalah seorang Mahasiswi yang biasa disebut Ayam Kampus.

Foto Hot Ayam Kampus ini sungguh tidak bosan untuk dilihat dan dipandangi. Apalagi buah dadanya yang begitu besar dan gede membuat kamu akan terangsang. Lihat saja yah sayang...

Inilah Foto Hot Buah Dada Ayam Kampus Yang Besar Merangsang

Buah Dada Ayam Kampus Yang Besar Merangsang

Buah Dada Ayam Kampus Yang Besar Merangsang

Itulah Foto Hot dari Buah Dada Ayam Kampus Yang Besar Merangsang, by Tante Alexa.

Cerita Dewasa Persembahan Tante Untukmu

TANTE ALEXA - Cerita Dewasa Persembahan Tante Untukmu. Sebenarnya Tante Alexa miris dengan adanya cerita dari teman-temanku yang selalu menceritakan hal-hal eksotis. Awalnya Tante malu akan hal itu. Namun, ketika arisan bersama-sama dengan Tante-Tante yang lain, jadi semakin seru dan menyenangkan.

Cerita Dewasa Persembahan Tante Untukmu


Cerita-cerita Dewasa yang Tante Alexa berikan ini semuanya demi kebahagiaan kamu-kamu ketika kamu saat sendirian tidak ada tante disampingmu. Namun satu yang yang tidak tante suka adalah ketika kamu memiliki sifat yang munafik. Biarkanlah dirimu lepas apa adanya. Okay sayangg.....

Biarlah Tampang Sangarmu mempunyai hati yang Melankolis.
Daripada kamu suka ke Beribadah ehh malah kamu suka dengan Cerita-Cerita Dewasa yang Panas dan Menggairahkan sehingga kamu Horny. Sekali lagi jangan munafik yah sayang....

Kalau mau baca cerita dewasa yang sesungguhnya Klik Sini
Klik DISINI untuk Melihat Foto-Foto Artis Indonesia Syur Not Sensor

Cerita Panas : Inilah SMU Sekolah Gila

TANTE ALEXA - Cerita Panas : Inilah SMU Sekolah Gila. Masih dengan Cerita-Cerita Dewasa dari teman-teman tante. Kali ini Tante Alexa akan memberikan sebuah kisah yang tidak kalah dari cerita-cerita panas lainnya. Yah... Cerita Panas : Inilah SMU Sekolah Gila. Sebuah kitsa Kegilaan di Sekolah. Simak yah sayang...

Cerita Panas : Inilah SMU Sekolah Gila
Namaku Risa atau biasanya dipanggil Icha. Aku memiliki wajah yang sedikit indo didukung dengan badanku yang kata teman-temanku seksi. Aku baru saja lulus SMU. Cerita ini adalah pengalaman sewaktu aku masih duduk di bangku SMA kelas 1. Hari ini pelajaran yang diberikan belum terlalu banyak karena kami masih dalam tahap transisi dari murid SMP menjadi murid SMU. Tak terbayang olehku dapat masuk ke SMU yang masih tergolong favorit di ibu kota ini. Impianku sejak dulu adalh memakai seragam putih abu-abu karena seragam ini memiliki model rok yang lebih membuatku kelihatan seksi.

Cerita Panas : Inilah SMU Sekolah GilaDiantara teman-teman baruku ada seorang cowok yang amat menarik perhatianku, sebut saja namanya Indra. Membayangkan wajahnya saja bisa membuatku terangsang. Aku sering melakukan masturbasi sambil membayangkan Indra. Walaupun sering bermasturbasi tapi saat itu aku belum pernah bercinta atau ngentot, bahkan petting juag belum. Entah setan apa yang masuk ke dalam otakku hari itu karena aku berencana untuk menyatakan cinta kepada Indra. Maka saat istirahat aku memanggil Indra.

"Dra, gue nggak tahu gimana ngomongnya.."
Aku benar-benar kalut saat itu ingin mundur tapi sudah telat.
"Dra gue sayang sama elo, lo maukan jadi cowok gue?"
Aku merasa amat malu saat itu, rasanya seperti ditelanjangi di kelas (paling tidak sampai sekarang aku masih memakai seragam lengkap. Indra hanya tersenyum, "Nanti aja ya gue jawabnya pas pulang".

Selama jam pelajaran pikiranku tak menntu, "Gimana kalau Indra enggak mau?" dalam hatiku, "Pasti gue jd bahan celaan!" Berbagai pertanyaan terus mengalir di otakku. Untungnya pelajaran belum begitu maksimal. Bel pulang pun berdering, jantungku berdegup cepat. Aku hanya duduk menunggu di bangkuku, aku tidak memiliki keberanian untuk menghampiri Indra dan menanyakan jawabannya. Saat kelas sudah berangsur sepi Indra menghampiriku, "Bentar ya Cha, gue dipanggil bentar" katanya. Aku menunggu sendirian di kelas.

"Jangan-jangan Indra ingin agar sekolah sepi dan mengajakku bercinta?" kepalaku penuh pertanyaan. Hingga aku sama sekali tidak dapat berpikir sehat. Dalam penantianku tiba-tiba ada orang datang. Aku kecewa karena bukan Indra yang datang melainkan Malik dan Ardy dari kelas I-3. Mereka menghampiriku, Malik di depanku dan Ardy disampingku. Perlu diketahui mereka bisa dikarcwotakan sangat jauh dari tampan. Dengan kulit yang hitam dan badan yang kurus kering, aku rasa akan menyulitkan mereka untuk mendapatkan pacar di sekolah ini.

"Lagi nugguin Indra cha?" kata Malik.
"Koq tahu?" kataku.
"Tadi Indrai cerita."
Apa-apaan nih Indra pake cerita segala dalam hatiku.
"Lo suka sama Indra ya cha?" tanya Malik lagi. Aku cuma diam saja.
"Koq diem?" kata Ardy.
"Males aja jawabnya," kataku.

Perasaan bt mulai menjalar tapi aku harus menahan karena pikirku Ardy dan Malik adalah teman Indra.

"Koq lo bisa suka sama Indra sih cha?" tanya Ardy tapi kali ini sambil merapatkan duduknya kepadaku dan menaruh tangannya di pahaku. "Indra ganteng dan enggak kurang ajar kayak lo!" sambil menepis tangannya dari pahaku. "Kurang ajar kaya gimana maksud lo?" tanya Ardy lagi sambil menaruh tangannya lagi di pahaku dan mulai mengelus-elusnya.  "Ya kayak gini!" jawabku sambil menunjuk tangannya tapi tidak menepisnya karena aku mulai terangsang dan berpikir mungkin mereka disuruh Indra.

Klik DISINI untuk Melihat Foto-Foto Artis Indonesia Syur Not Sensor

"Tapi enak kan?" kali ini Malik ikut bicara.

Ardy mulai mengelus-elus pangkal pahaku. Aku pura-pura berontak padahal dalam hati aku ingin ia melanjutkannya.
"Sudah jangan sok berontak," kata Malik sambil menunjukkan cengiran lebarnya. Makin lama usapannya membuatku membuka lebar pahaku.
"Tadi bilang kita kurang ajar, eh sekarang malah ngangkang."
"Nantangin yah?" kata Malik.

Dia menggeser bangku di depan mejaku dan mulai masuk ke kolong mejaku. Sekarang Ardy berganti mengerjai payudaraku, tangan kirinya mengusap payudara kananku sedangkan mulutnya menciumi dan menghisap payudara kiriku baqksehingga seragamku basah tepat di daerah payudaranya saja. Malik yang berada di kolong meja menjilat-jilat paha sampai pangkal pahaku dan sesekali lidahnya menyentuh memekku yang masih terbungkus CD tipisku yang berwarna putih. Perbuatan mereka membuatku menggelinjang dan sesaat membuatku melupakan Indra. Ardy melepas kancing kemeja seragamku satu persatu dan kemudian melempar seragam itu entah kemana. Merasa kurang puas ia pun melepas dan melempar braku. Lidahnya menari-nari di putingku membuatnya menjadi semakin membesar.

"Ough Dy sudah dong, gimana nanti kalau ketauan," kataku
"Tenang aja guru sudah pada pulang," kata Malik dari dalam rokku.

Sedangkan Ardy terus mengerjai keelmtydua payudaraku memilinnya, meremas, memghisap, bahkan sesekali menggigitnya. Aku benar-benar tak berdaya saat ini, tak berdaya karena nikmat. Aku merasakan ada sesuatu yang basah mengenai memekku, aku rasa Malik menjilatinya. Aku tak dapat melihatnya karena tertutupi oleh rokku.

Perlakuan mereka sungguh membuatku melayang. Aku merasa kemaluanku sudah amat basah dan Malik menarik lepas CDku dan melemparnya juga. Ia menyingkap rokku dan terus menjilati kemaluanku. Tak berapa lama aku merasa badanku menegang. Aku sadar aku akan orgasme. Aku merasa amat malu karena menikmati permainan ini. Aku melenguuh panjang, setengah berteriak. Aku mengalami orgasme di depan 2 orang buruk rupa yang baru aku kenal.

"Ha.. ha.. ha.. ha.." mereka tertawa berbarengan.
"Ternyata lo suka juga yah?" kata Ardy sambil tertawa.
"Jelaslah," sambung Malik.
"SMP dia kan dulu terkenal pecunnya," kata-kata mereka membuat telingaku panas.

Kemudian mereka mengangkatku dan menelentangkanku di lantai. Mreka membuka pakaiannya. Oh.. ini pertama kalinya aku melihat kontol secara langsung. Biasanya aku hanya melihat di film porno. Malik membuka lebar pahaku dan menaruh kakiku di atas pundaknya. Pelan-pelan ia memasukkan kontolnya ke liang senggamaku.

"Ough, sakit Lik," teriakku.
"Tenang Cha, entar juga lo keenakan," kata Malik.
"Ketagihan malah," sambung Ardy.

Perlahan-lahan ia mulai menggenjotku, rasanya perih tapi nikmat. Sementara Ardy meraih tanganku dan menuntunnya ke kontol miliknya. Ia memintaku mengocoknya. Malik memberi kode fsjc kepada Ardy, aku tidak mengerti maksudnya. Ardy mendekatkan kontolnya kemulutku dan memintaku mengulumnya. Aku mejilatinya sesaat dan kemudian memasukkannya ke mulutku.

"Isep kontol gue kuat-kuat cha" katanya.

Aku mulai mengisap dan mengocoknya dengan mulutku. Tampaknya ini membuatnya ketagihan. Ia memaju mundurkan pinggangnya lebih cepat. Disaat bersamaan Malik menghujamkan kontolnya lebih dalam.

"Mmmffhh" aku ingin berteriak tapi terhalang oleh kontol Ardy.

Rupanya arti dari kode mereka ini, agar aku tak berteriak. Aku sadar kevirginanku diambil mereka, oleh orang yang baru beberapa hari aku kenal.

"Ternyata masih ada juga anak SMP SB yang masih virgin"
"Memek cewek virgin emang paling enak," kata Malik.

Dia menggenjotku semakin liar, dan tanpa sadar goyangan pinggulku dan hisapanku terhadap kontol Ardy juga makin cepat. Tak lama aku orgasme untuk yang kedua kalinya. Akupun menjadi sangat lemas tapi karena goyangan Malik. Malik semakin liar akupun juga tetap bergoyang dan menghisap dengan liarnya. Tak lama Malik menarik keluar kontolnya dan melenguh panjang disusul derasnya semprotan maninya ke perutku. Ia merasa puas dan menyingkir.

Sudah 45 menit aku menghisap kontol Ardy tapi ia tak kunjung orgasme juga. Ia mencabut kontol dari mulutku, aku pikir ia akan orgasme tapi aku salah. Ia telentang dan memintaku naik diatasnya. Aku disetubuhi dengan gaya woman on top. Aku berpegangan pada dadanya agar tidak jatuh, sedangkan Ardy leluasa meremas susuku. Sekitar 10 menit dengan gaya ini tiba-tiba Malik mendorongku dan akupun jatuh menindih Ardy. Malik menyingkap rokku selama bergaya woman on top telah jatuh dan menutupi bagian bawahku. Ia mulai mengorek-ngorek lubang anusku. Aku ingin berontak tapi aku tidak ingin saat ini selesai begitu saja. Jadi aku biarkan ia mengerjai liang duburku.

Tak lama aku yang sudah membelakanginya segera ditindah. Kontolnya masuk ke dalam anusku dengan ganas dan mulai mengaduk-aduk duburku. Tubuhku betul-betul terasa penuh. Aku menikmati keadaan ini. Sampai akhirnya ia mulai memasukkan penuh kontolnya ke dalam anusku. Aku merasakan perih dan nikmat yang tidak karuan. Jadilah aku berteriak sekeras-kerasnya. Aku yang kesakitan tidak membuat mereka iba tetapi malah semakin bersemangat menggenjotku. Sekitar 15 menit mereka membuatku menjadi daging roti lapis dan akhirnya aku orgasme lagi untuk yang kesekian kalinya. Kali ini aku berteriak amat keras dan kemudian jatuh lemas menindih Ardy. Saat itu penjaga sekolah masuk tanpa aku sadar dan menonton aku yang sedang dikerjai 2 orang biadab ini.

Goyangan mereka semakin buas menandakan mereka akan segera orgasme. Aku yang sudah lemas hanya bisa pasrah saja menerima semua perlakuan ini. Tak lama mereka berdua memelukku dan melenguh panjang mereka menyemprotkan maninya di dalam kedua liangku. Aku dapat merasakan cairan itu mengalir keluar karena memekku tidak cukup menampungnya. Mereka mencabut kedua kontol mereka. Aku yang lemas dan hampir pingsan langsung tersadar begitu mendengar Ardy berkata.

Klik DISINI untuk Melihat Foto-Foto Artis Indonesia Syur Not Sensor

"Nih giliran Pak Maman ngerasain Icha"

Aku melihat penjaga sekolah itu telah telanjang bulat dan kontolnya yang lebih besar dari Ardy dan Malik dengan gagahnya mengangkangiku seakan menginginkan lubang untuk dimasuki. Ia menuntun kontolnya ke mulutku untuk kuhisap. Aku kewalahan karena ukurannya yang sangat besar. Melihat aku kewalahan tampaknya ia berbaik hati mencabutnya. Tetapi sekarang ia malah membuatku menungging. Ia mengorek-ngorek kemaluanku yang sudah basah sehingga makin lama akupun mengangkat pantatku. Aku sungguh takut ia menyodomiku.

Akhirnya aku bisa sedikit lega saat kontolnya menyentuh bibir kemaluanku. Dua jarinya membuka memekku sedangkan kontolnya terus mencoba memasukinya. Entah apa yang aku pikirkan, aku menuntun kontolnya masuk ke memekku. Ia pun mulai menggoyangnya perlahan. Aku secara tak sadar mengikuti irama dari goyangannya. Rokku yang tersinggkap dibuka kancingnya dan dinaikkannya sehingga ia melepas rok abu-abuku melalui kepalaku. Saat ini aku telah telanjang bulat. Tangannya meremas payudaraku dan terus menggerayangi tubuhku. Disaat-saat kenikmatan aku tak sengaja menoleh dan melihat Indra duduk di pojok. Dewi teman sebangkuku mengoralnya yang lebih mengagetkan ia memegang handycam dan itu mengarah ke dioceariku. Aku kesal tapi terlalu horny untuk berontak. Akhirnya aku hanya menikmati persenggamaan ini sambil direkam oleh orang yang aku sukai.

Pak Maman semakin ganas meremas dadaku gerakannya pun semakin cepat. Tapi entah kenapa dari tadi aku selalu lebih dulu orgasme dibandingkan mereka. Aku berteriak panjang dan disusul Pak Maman yang menjambak rambutku kemudian mencabut kontolnyaa dan menyuruhku meghisapnya. Ia berteriak tak karuan. Menjambakku, meremas-remas dadaku sampai akhirnya ia menembakkan maninya di mulutku. Terdengar entah Malik, Ardy, atau Indra yang berteriak telan semuanya. Aku pun menelannya. Mereka meninggalkanku yang telanjang di kelas sendirian. Setelah mereka pergi aku menangis sambil mencari-cari seragamku yang mereka lempar dan berserakan di ruang kelas. Aku menemukan braku telah digunting tepat di bagian putingnya dan aku menemukan CDku di depan kelas telah dirobek-robek. Sehingga aku pulang tanpa CD dan bra yang robek bagian putingnya. Di dekat tasku ada sepucuk memo yang bertuliskan.

'Terima Kasih, teman-teman gue BOLEH PAKE BADAN LO, LO LEBIH COCOK JADI PECUN gue DARIPADA JADI CEWEk gue.' Tertanda Indra.

Klik DISINI untuk Melihat Foto-Foto Artis Indonesia Syur Not Sensor

Tamat

Cerita Asik : Suatu Malam di Pematang Sawah

TANTE ALEXA - Cerita Asik : Suatu Malam di Pematang Sawah. Aku anak SMA di sebuah sekolah swasta ibu kota. Aku anak pertama dari dua bersaudara. Dari pada adikku, aku adalah anak yang paling cantik di keluarga. Kulitku mulus dan mepunyai tinggi badan yang cukup ideal. Oleh karena keadaanku tersebut, banyak lelaki di sekolahku yang mencoba untuk mengajak kenalan dan ujung-ujungnya berpacaran ala anak ibu kota. Banyak lelaki terlalu berperilaku manis. Aku sadar mereka begitu karena ada pamrih. Iya kecantikanku, itulah yag membuat mereka selalu baik kepadaku.
Cerita Asik : Suatu Malam di Pematang Sawah

Klik DISINI untuk Melihat Foto-Foto Artis Indonesia Syur Not Sensor

Ibu kota, aku dilahirkan dan dibesarkan di kota ini. Tuhan memberikan aku kelebihan. Dengan kecantikanku, aku bisa menggaet cowok yang kaya. Maaf agak matre,,hh. Biasa hidup di kota besar aku harus begitu. Himpitan keluarga mendorongku untuk menyatu dengan kehidupan kota yang ganas ini. Karena aku mendapatkan layanan mobil mewah itu dari pacarku dari antar jemputnya.

Karena terlalu sering kami bersama, suatu keadaan memaksaku untuk kehilangan sesuatu yang berharga dari hidup ini. Malam-malam aku mengajak tanding. Begini ceritanya:

Suatu hari kami berada di suatu tempat yang sepi. Waktu itu hujan dengan lebatnya. Guyuran hujan memaksa kami berdua untuk berteduh di dalam gubuk yang agak ke dalam masuk dari jalan. Waktu itu kami sedang pulang dari luar kota untuk jalan-jalan. Akhirnya kami yang sedang naik motor Ninja kehujanan langsung berniat untuk berteduh. Malam yang dingin ditemani cahaya motor pacarku dengan perlahan menjemput kami. Sebuah gubuk tersorot oleh cahaya motor. Kami kemudian berteduh di tempat itu, karena takut kehujanan.

Gelap memanjakan kami. Betapa tidak. Tidak ada kendaraan yang lalu lalang di tempat itu. Gubuk itu cukup luas hingga ada iblis yang datang. Pikiranku kalang kabut setelah sandaranku ke dada pacarku. Aku merasakan kehangatan. Ku pancing pacarku untuk melakukan sesuatu dan akhirnya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Sukses. Ku buka bajuku perlahan setelah memastikan jalanan sepi. Malam menuntunku untuk melakukan sesuatu. Pacarku diam saja. Aku semakin berani untuk membuka bajuku kemudian.

"Mas, Kalau engkau mau, ambil saja sekarang tidak apa. Aku rela." Begitu kataku di samping leher kanannya.
"Tetapi tidak sekarang. Tidak sekarang kita melakukan itu. Sebab aku ingin kau harus utuh sebagai gadis hingga pernikahan kita nanti. Aku ingin pernikahan kita nanti juga tak terdorong oleh keadaan yang mendesak, oleh suatu permintaan tanggung jawab olehmu. Aku juga tak ingin pernikahan hanya sebatas alat penyelamatan nama baik kita dan keluarga kita. Iya, bukan pernikahan karena kehamilanmu."

"Lantas kau menolaknya sekarang?"

"Aku tak menolak sepenuhnya. Jujur, aku sungguh ingin melakukan perbuatan itu. Hanya saja aku menolak waktu. Aku hanya ingin melakukannya setelah ijab qabul terdengar oleh langit dan bumi."
"Hmmmm begitu ya. Sejak kapan kau berpikiran seperti itu? Aku jadi ragu terhadap cintamu."
"Sejak aku mengetahui letak dimana kehormatanmu sebagai wanita dan kekasihku. Yah, terserah dengan keraguanmu. (ambil pesan moralnya ya readers,,hhhhh)

Klik DISINI untuk Melihat Foto-Foto Artis Indonesia Syur Not Sensor

Cerita Panas - Perawanku Hilang di Hotel oleh Bapak-bapak

TANTE ALEXA - Cerita Panas - Perawanku Hilang di Hotel oleh Bapak-bapak. Udara luar yang dingin membuat kulit Nita merinding. Jaket yang dibawanya dari rumah dipakainya dengan cepat. Ketika keluar rumah itulah kakinya seperti melangkah berat. Setidaknya ada dua perasaan yang timbul dalam hatinya. Di satu sisi, dirinya enggan pergi malam ini. Di sisi lain ia harus pergi meninggalkan rumahnya yang terbuat dari anyaman bambu tersebut. Istirahat total setelah seharian banting tulang begitu sangat dibutuhkan. Namun untuk istirahat dirinya tidak tega. Kejaran kebutuhan hidup selalu menghantuinya setiap waktu.

Cerita Panas - Perawanku Hilang di Hotel oleh Bapak-bapak
Malam semakin larut. Jalan-jalan yang dilewati Nita seakan ogah untuk menyapanya. Nita sendirin di jalanan. Pekerjaan seperti itu sekarang ia lakukan untuk pertama kalinya sebagai wanita. Iya dia mangkal di tempat para pekerja seks melakukan pekerjaannya. Di bawah lampu remang-remang ia berdiri. Menanti lelaki hidung belang yang akan menggunakan jasanya.

“Kau harus sabar,” kata-kata Heni menggugah semangatnya kembali.
Heni adalah teman curhat Nita. Mereka sekampung namun beda RT. Siang tadi mereka berdua melakukan pembahasan mengenai malam yang akan dilakukan ketika akan menggaet lelaki hidung belang.
“Jika engkau mau, ikuti aku saja,” Heni menyarankan kepada Nita. Nita masih saja bingung mendengar saran temannya itu.
“Kalau nanti masyarakat tahu gimana tentang seks bebas ini?”Tanya Nita kemudian.
“Masyarakat kan membiarkannya. Negara juga. Malah melindungi hal ini. Seakan mereka sudah terlena dengan jabatan mereka. Diam saja lah dengan kepentingan mereka. Jadi mereka akan diam kepada kita.”
Heni hanya menganggukkan kepala tanda setuju. Benar juga kata Heni, begitu bisik Nita dalam hati. Keiyaannya membenarkan katakata Heni tersebut membuat tubuh Nita mudah untuk dimasuki setan. Perlahan demi sedikit iblis masuk dalam hatinya, dan niat itu dilakukannya malm ini.

Klik DISINI untuk Melihat Foto-Foto Artis Indonesia Syur Not Sensor

Hilir mudik sepeda motor menerawangi tubuh Nita dengan lampunya. Sepeda motor kadang-kadang mobil mewah datang menghampiri tempat itu. Biasanya setelah berbincang-bincang sebentar dengan wanita yang dipilihnya, pengendara kemudian memboncengkan wanita itu. Pergi entah kemana.

Nita tidak putus asa. Demi uang yang ia butuhkan, Nita rela berdiri menanti siapa yang ditunggunya. Akhirnya tanpa panjangnya waktu, sebuah mobil menghampirinya.

“Malam..” sapa orang yang ada di dalam mobil itu ramah.
“Iya malam bapak,,,” Nita menjawabnya dengan senyuman yang dibuat manis.
“Sepi?” Tanya bapak itu kemudian. Nita hanya mengangguk.
Setelah mengobrol sedikit, keduanya kemudian menuai kesepakatan. Bapak yang ada di dalam mobil tersebut mempersilakan Nita untuk masuk ke dalam mobinya yang tergolong masih baru tersebut.
“Jadi kita akan menginap dimana ini?’ bapak tadi bertanya kepada Nita.
“Terserah bapak. Aku ikuti saja mau bapak, asal sesuai dengan perjanjian semula.”
“Gimana kalau di hotel?
“Oke aku setuju.”

Malam semakin larut saja. Rasa kantuk membanjiri mata Nita. Namun demi uang yang ia dapatkan, ia rela menahan kantuk itu untuk beberapa jam lagi. Suara mobil yang ia kendarai tidak terdengar keras. Bapak itu sesekali memandangi wajah Nita. Ia hanya tersenyum.
Singkat cerita, mereka berdua sudah sampai di hotel. Setelah memesan kamar merekan langsung masuk kamar yang dipesan tersebut.
Nita masuk kamar hotel. Kemudian diikuti bapak tadi. Setelah mengunci pintu kamar, bapak tadi memegang lengan Nita.
“Maaf bapak sabar ya. Aku mau mandi sebentar.”
Bapak itu mengangguk setengah menyesal. Dilepasnya lengan Nita tersebut untuk mandi sebentar. Pikirnya mungkin bisa lebih wangi.
***

“Apa bapak tidak malu meniduriku?” Tanya Nita setelah keluar dari kamar mandi. Tubuhnya hanya berbalutkan sehelai handuk.
“Kenapa harus malu. Aku punya uang. Bisa memberimu uang lebih akan hal itu.”
Nita terdiam. Sungguh malang nasib dirinya harus bermalam dengan orang yang secara umur bisa dikata sebagai bapaknya ini. Tapi dirinya masih bisa bersyukur, orang ini tak sekejam yang ia kira sebelumnya.
“Sudah berapa kali bapak melakukan ini kepada wanita?” Nita kemudian tanya kembali.
“Belum pernah.” Bapak itu menjawab singkat.
“Hmmm lantas kenapa bapak ke tempat dimana kau berdiri tadi?”
“Aku sedang broken home. Aku ingin mencari hiburan. Istriku sedang marah-marah kepadaku.”
“Bapak masih ingin melanjutkan rencana bapak untuk mencari hiburan malam ini?”
Bapak itu mengangguk.
“Pak, apa hanya dengan mencari hiburan masalah bapak bisa terselesaikan? Tidakkah bapak ingat dengan putri bapak di rumah? Bapak tadi bilang, anak bapak seusia saya. Apa bapak tidak malu jika mencari hiburan dengan wanita seusia anak bapak sendiri?”
“Maksudnya?”
“Yah, maaf bapak. Jika memang nanti bapak jadi membutuhkan hiiburan dariku, apa bapak tidak malu meniduri aku yang seumuran dengan anak bapak? Coba dibayangkan, jika saya ini anak bapak sendiri, apa tega?”
“Tidak tega. Berarti aku harus mencari yang lebih tua darimu, begitu maksudmu?”
“Saya rasa begitu. Tapi apa bapak juga tidak malu jika bapak meniduri wanita yang bukan hak bapak? Dimana harkat dan martabat bapak? Coba bapak bayangkan, apa bapak rela jika anak bapak, istri bapak atau bahkan ibu kandung sendiri diperlalukan seperti itu oleh orang lain? Apa bapak rela?”
“Tidak juga.”
“Hmmm bapak- bapak. Bukan cara seperti itu untuk mengurai masalah bapak. Kalau memang bapak sudah cerai, bisa menikah lagi bukan. Masih ada jalan panjang untuk beribadah kepadaNya. Kalaupun keluarga bapak masih bisa diperbaiki, istri pasti akan menurut. Asal bapak jangan nakal lagi? Iya kan? Ingat bapak, melakukan hubungan layaknya suami istri yang tidak halal itu dosa,”
Bapak itu terdiam. Dalam bayangannya sekarang bukan masalah untuk meniduri Nita. Tapi yang ada dalam pikirannya ialah, ia membayangkan sedang meniduri anak perempuan sendiri, tidaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkk. Hati bapak itu menjerit.

Klik DISINI untuk Melihat Foto-Foto Artis Indonesia Syur Not Sensor

Cerita Dewasa - Ririn dan Suaminya di Malam Hari

TANTE ALEXA - Cerita Dewasa - Ririn dan Suaminya di Malam Hari. Kali ini tante akan mencoba memberikan sebuah kisah tentang suami istri yang lagi kepingin. Selamat membaca yah...

Cerita Dewasa - Ririn dan Suaminya di Malam Hari
Cerita Dewasa - Ririn dan Suaminya di Malam Hari
"Maaf mas, aku tak bisa," begitu Rianti menolak keinginan suaminya di waktu malam.
"Ririn, aku kan suamimu," suaminya mengingatkannya.
"Aku tahu. Tapi maaf mas, cukup sampai di sini saja. Aku sadar, walau aku masih tetap melayanimu malam ini, tetap akan mustahil."
"Tapi tidak ada salahnya kan kita tetap mencoba. Aku tak akan menyerah Rin, ayolah!"
Ririn terdiam di kursi dekat pintu. Suaminya mendekatinya perlahan, kemudian membelai rambutnya. Tetesan air mata Ririn mulai berjatuhan ke roknya yang kusut karena ulah suaminya barusan. Ririn menyadari hal menolak ajakan suami yang syah oleh agama adalah sebuah dosa. Dirinya menyadari akan dosa itu, karena tidak ada halangan malam itu. Iya dirinya tidak sedang haid. Tapi apa dikata, penolakan itu dilakukan kaena hatinya semenjak seminggu kemarin mulai rapuh oleh keadaan. Malam itu, mungkin bisa dianggap sebagai hari pembalasan akan sakit hatinya.

Klik DISINI untuk Melihat Foto-Foto Artis Indonesia Syur Not Sensor

"Aku iya mas. Aku menyerah. Aku menyerah dengan keadaan ini. Lebih baik mas cari yang lain. Bukankah ibu menyarankan hal itu kan, mas?"
"Tidak Ririn. Aku sudah berjanji dulu, aku tak akan meninggalkanmu kecuali kematian yang memisahkan kita."
"Kamu tak bahagia dengan pernikahan ini mas."
"Hmmm kata siapa? Aku bahagia."
"Bohong. Itu hanya sekadar kata-kata."
"Ririn," suaminya menyebut nama Ririn kembali. Kali ini ucapan itu terdengar memancing hasrat, persis di samping telinga. "Aku akan tetap mencintaimu, bagaimanapun keadaannya."
Ririn paham kata-kata itu, dan ucapan itu terdengar lagi malam itu. Pertama kali kalimat itu terucap oleh suaminya saat dirinya dan suaminya masih berpacaran. Saat itu dunia menyaksikan dua sejoli di antara belahan batu di bawah jembatan. Cerita panas waktu itu hanya seperti mimpi, diterbangkan khayalan. Ririn di setiap mendengar kalimat itu, pastilah kemudian terbawa rayuan. Layaknya hipnotis, Ririn akan menyerahkan semuanya termasuk dulu ketika kegadisannya mulai hilang hanya karena kata-kata itu. Namun berbeda dengan malam itu, tekadnya telah bulat untuk menghindari, bahkan berterus terang menolaknya.
"Maaf mas, hormati keputusanku," Ririn menghindar.
"Apa salahku? Aku mencintaimu, Rin."
"Keberadaanku di sini tidak membawa kebahagiaan bagi seisi rumah ini mas. Dan aku tahu, itu karena aku. Karena kemandulanku ini."
"Tidan Ririn. Aku bahagia," kalimat itu terucap kembali.
"Mamamu? Papamu? Apa mereka bahagia. Mereka juga ingin meminang cucu mas. Dan kalau hal ini dibiarkan, cita-cita mereka akan hilang. Mas anak tunggal, tak akan mungkin kalau hanya mengandalkanku."
"Lantas maumu?"
"Ceraikan aku! Dan cari penggantinya."
Suaminya kaget mendengar kata-kata itu. Dilepaskannya belaian dari rambut Ririn.
"Rin, aku mencintaimu. Aku tidak akan meninggalkanmu,itu sudah janjiku dulu. Kita bisa mengadopsi anak bukan?"
"Mas, tak semudah itu. Mama dan papamu pasti akan menuntut. Bukan hanya sebatas meminang cucu mas. Tapi seandainya pernikahan ini dipertahankan sampai garis kematian, garis keturunan mama dan papa hanya akan berhenti sampai kamu mas. Itu artinya........."
"Sudah Ririn sayangku, aku akan menepati janjimu. Di dunia ini hanya engkau yang aku sayang, hanya kamu Ririn."
"Cukup mas. Kebahagian tak hanya cukup oleh janji dan pemenuhannya. Okelah, terima kasih atas janjimu itu. Dan aku ikhlas jika kamu mencabut janji-janjimu itu. Aku bersumpah, sampai kapanpun aku tak akan menagih janji-janjimu itu lagi. Iya mulai detik ini mas."
Suaminya tidak berkomentar. Hasrat malam itu dengan cepatnya hilang. Dirinya tak berani lagi merayu Ririn malam itu. Memaksapun dirinya tak tega, karena berhubungan dengan paksaan pastinya tak akan memberikan kenikmatan. Dilangkahkan kakinya menuju pintu, berniat untuk tidur di sofa kamar tamu. Empat langkah lima langkah terlalui, terdengar ucapan permohonan serius dari Ririn.
"Maafkan aku mas!"
Suaminya menoleh dan kemudian mengangguk lemas. Ririn memandangi suaminya keluar hingga yang dipandangi tertelan oleh pintu yang ditutup dari luar. Ririn menangis. Cintanya tak semulus dengan apa yang dibayangkan sebelumnya. Namun demi cinta, dia telah bertekad untuk mendaftar ke pengadilan agama hari esoknya. Cerai harus dilakukan, harus dilakukan agar yang dicintainya memperoleh bahagia.
"Aku rela mas, kamu jadi milik orang lain. Asal kamu bahagia."
Mata Ririn mengambang lagi. Tak lama tangis terdengar sedu berlomba dengan gemericik hujan. Suara itu menemani Ririn bermain cinta sendirian malam itu. hiks hiks hiks........ (ada yang mau nemenin? hhhhhh)

Klik DISINI untuk Melihat Foto-Foto Artis Indonesia Syur Not Sensor
Support : Tante Alexa | Tante Alexa | Tante Alexa
Copyright © 2012. Tante Alexa - All Rights Reserved
Template ReCreated by Tante Alexa Published by Tante Alexa
Proudly powered by Blogger